• Kamis, 21 Oktober 2021

Chiropractic Bisa Menyembuhkan Saraf Kejepit? Ini Gambaran Umumnya

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:30 WIB
 ilustrasi Saraf Kejepit (honestdocs)
ilustrasi Saraf Kejepit (honestdocs)

STRATEGI.ID – Anda mengalami saraf kejepit atau beberapa penyakit terkait tulang belakang? Simak ulasan tuntas mengenai Chiropractic berikut ini.

Chiropractic adalah terapi yang diberikan oleh ahli (Chiropractor) untuk mengatasi berbagai masalah di area tulang belakang.

Terapi ini juga dikenal sebagai manipulasi pada tulang belakang sehingga pergerakan tulang dan fungsi tubuh bisa meningkat.

Baca Juga: Rekomendasi Liburan Aman Bersama Keluarga : Ayo Road Trip Seputar Wisata Jawa Tengah

Apakah Chiropractic itu ?

Chiropractic adalah salah satu metode perawatan yang biasanya diberikan pada penderita gangguan otot, saraf dan tulang belakang, yang mengalami cacat atau gangguan akibat gangguan tersebut.

Gangguan yang dimaksud diatas biasanya seperti, sakit kepala, nyeri sendi, tegang pada leher, punggung, lengan dan kaki.

Gangguan atau cidera biasanya bisa terjadi dikarenakan kita sering duduk terlalu lama dengan postur yang tidak baik, atau mengangkat barang yang terlalu berat.

Baca Juga: Minum Ini Efektif Optimalkan Kerja Ginjal dan Atasi Asam Urat

Konsentrasi utama dari metode ini adalah tulang belakang, sehingga metode ini juga sering disebut perawatan pijat tulang.

Chiropractic bertujuan untuk mengembalikan posisi sendi dan jaringan lunak, sehingga rasa kaku dan sakit pada otot kita bisa sembuh.

Baca Juga: Kenali 6 Ciri-ciri Anda Terkena Asam Urat!

Manfaat dari Chiropractic

Terapi ini biasanya dilakukan oleh Chiropractor dengan tangan kosong.

Tidak hanya masalah tulang belakang, tetapi ada beberapa manfaat yang bisa disembuhkan dengan terapi ini, antara lain :

  • Sakit kepala / Migrain
  • Leher terasa kaku
  • Saraf kejepit
  • Keseleo
  • Keterbatasan gerak tangan, kaki, bahu dan punggung.

Baca Juga: Bawang Putih Menjadi Obat Alami Untuk Mengobati Asam Urat, Apa Manfaatnya?

Tetapi perlu diingat bahwa tidak semua gangguan system gerak bisa disembuhkan dengan metode ini.

Maka ada baiknya, Anda berkonsultasi terlebih dahulu sebelum diambilnya tindakan penanganan lebih lanjut.

Resiko melakukan Chiropractic

Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk ditangani dengan metode Chiropractic

 Ini, antara lain :

  • Kanker Tulang Belakang
  • Adanya factor beresiko stroke
  • Osteoporosis
  • Sering mengalami kesemutan
  • Kekuatan lengan dan kaki yang melemah

Baca Juga: Dipercaya sebagai Obat Alami, 5 Buah Ini Wajib Dikonsumsi oleh Penderita Asam Lambung

Meski telah dinyatakan efektif mengatasi sakit punggung bagian bawah serta sakit leher dan sakit kepala, metode ini tidak selalu menampakkan hasil positif pada semua orang.

Oleh karena itu, semua tergantung pada kondisi individu masing-masing.

Jika rasa sakit belum juga membaik setelah menjalani chiropractic selama beberapa minggu, bisa jadi itu merupakan tanda bahwa perawatan ini tidak cocok untuk kondisi Anda.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani terapi chiropractic. Selain itu, pastikan penyedia layanan chiropractic yang Anda kunjungi memiliki izin praktik, sertifikat kompetensi, dan pengalaman dalam bidang ini.***

Halaman:

Editor: Bernadetha Inggar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lautaro Martinez Bawa Argentina Menang Atas Peru

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Lidah Buaya, Obat Alami Atasi Gangguan Lambung

Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:00 WIB

Fakta, Ini Manfaat Yoga untuk Pria

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:00 WIB
X