• Rabu, 20 Oktober 2021

Pupuk Indonesia Gelar Kompetisi Riset Fertinovation Challange 2021

- Selasa, 7 September 2021 | 13:00 WIB
Pupuk Indonesia Gelar Konvensi Inovasi 2021 (Dok Pupuk Indonesia)
Pupuk Indonesia Gelar Konvensi Inovasi 2021 (Dok Pupuk Indonesia)

STRATEGI.ID - PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar kompetisi riset pertanian untuk generasi milenial di perguruan tinggi bernama “Fertinnovation Challenge 2021”. Kompetisi ini bertujuan untuk menjangkau ide dan karya inovasi terbaik dari generasi milenial untuk dikembangkan, dimanfaatkan, atau dikomersialisasi oleh Pupuk Indonesia.

"Fertinovation Challange 2021 merupakan kompetisi riset perdana dari Pupuk Indonesia. Ajang ini dapat digunakan sebagai platform kolaborasi dengan dunia akademis dalam pengembangan inovasi yang berdampak bagi ketahanan pangan, masyarakat, bisnis, dan lingkungan di masa depan," kata SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana dalam siaran persnya, Selasa (7/9/21).

Baca Juga: Pupuk Indonesia Gelar Konvensi Inovasi 2021

“Ajang kompetisi ini terbuka bagi seluruh universitas, baik nasional maupun global, serta terbuka juga bagi semua disiplin ilmu,” ujar Wijaya.

Wijaya menjelaskan, untuk mengikuti kompetisi ini, terdapat sejumlah persyaratan dan ketentuan. Diantaranya, calon peserta berstatus mahasiswa, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana (master dan doktoral). Adapun calon peserta dengan status alumni dapat mengikuti kompetisi sepanjang lulus maksimal terhitung sejak 1 November 2019.

Baca Juga: Pertamina NRE dan Pupuk Indonesia Bidik Pengembangan Hidrogen

"Kompetisi dapat diikuti secara individu maupun tim maksimal 2 orang, serta harus menyertakan 1 dosen pendamping sebagai penasihat karya," tambah Wijaya.

Fertinovation Challenge 2021 dilakukan melalui 3 tahapan, yakni tahapan submission yang mana para peserta akan mengajukan hasil kajiannya melalui website yang sudah disiapkan. Tahapan seleksi, yang mana kajian-kajian tersebut akan dilakukan penilaian oleh para juri dan para peserta yang lolos nantinya akan diminta untuk melakukan presentasi di hadapan para juri. Terakhir, adalah tahapan pengumuman.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Teken MOU Gas untuk Pabrik Pupuk dan Petrokimia

“Kompetisi ini memiliki tiga kategori yang dilombakan. Pertama, kategori Inovasi Pertanian Presisi (proposal penelitian). Kedua, kategori Inovasi Rantai Nilai Pertanian (karya tulis ilmiah). Dan ketiga, kategori Inovasi Sistem Produksi Pupuk (proposal penelitian),” ungkap Wijaya.

Adapun total hadiah mencapai Rp300 juta dan pemenang berkesempatan mendapatkan pembiayaan inkubasi riset hingga Rp1,5 miliar dalam bentuk pengembangan ide riset, magang eksklusif, dan coaching.

Halaman:

Editor: Rialdo L Toruan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Fokus Mengembangkan 5 DPSP di Indonesia

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:00 WIB

RDMP Balikpapan Gesit Kembangkan Terminal Lawe-Lawe

Kamis, 7 Oktober 2021 | 22:00 WIB

RNI ajak Milenial Tingkatkan Kemitraan Petani Tebu

Kamis, 7 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Erick Thohir Akan Menutup Tujuh BUMN

Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:00 WIB

PMT Berlali Kencang Kelola Pelabuhan Kuala Tanjung

Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB

BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Komoditi Gurita ke AS

Selasa, 28 September 2021 | 15:00 WIB
X