• Rabu, 20 Oktober 2021

Pelindo 1 Dorong Implementasi NLE di Belawan & Kuala Tanjung

- Jumat, 10 September 2021 | 19:00 WIB
Pelindo 1 Dorong Implementasi NLE di Belawan & Kuala Tanjung (Dok: Pelindo 1)
Pelindo 1 Dorong Implementasi NLE di Belawan & Kuala Tanjung (Dok: Pelindo 1)

STRATEGI.ID - Sebagai upaya memperkuat kelancaran logistik nasional, Pelindo 1 terus mendorong implementasi National Logistic Ecosystem (NLE) di pelabuhan-pelabuhan besar yang dikelolanya, khususnya yang berada di wilayah Medan dan sekitarnya.NLE menjadi logistic digital collaboration platform yang mampu menyediakan layanan logistik dari hulu ke hilir yang menjadi ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen baik internasional maupun domestik sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang.

“Kami mendukung penuh inisiasi pemerintah dalam implementasi NLE sebagai upaya untuk melakukan simplifikasi proses bisnis layanan, kolaborasi sistem logistik, dan kemudahan transaksi pembayaran,” terang Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1, Joko Noerhudha, dalam rilisnya, Jumat (10/9/21).

Baca Juga: Pelindo 1 Lakukan Modernisasi Pelabuhan Sibolga Untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Di wilayah Sumatra Utara, tiga pelabuhan Pelindo 1 sudah melakukan implementasi NLE yakni Terminal Peti Kemas (TPK) dan pelabuhan yang dikelola anak perusahaan Pelindo 1 TPK Belawan Fase 2 yang dioperasikan PT Prima Terminal Petikemas, serta Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dioperasikan PT Prima Multi Terminal.

“Untuk mendukung implementasi NLE, di TPK Belawan dan TPK Belawan Fase 2 sudah mengintegrasikan layanan dengan Single Submission Quarantine Custom (SSm – QC), Surat Penyerahan Petikemas (SP2) online, Delivery Order (DO) online dan autogate. Sementara untuk Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sudah diterapkan autogate dan sedang terus kami kembangkan untuk diintegrasikan dengan layanan lainnya sebagai upaya dukungan implementasi NLE di pelabuhan,” jelas Joko Noerhuda.

Baca Juga: Kinerja Pelindo 1 Tumbuh Positif Pada Semester I-2021

Selain itu, Pelindo 1 tengah mengembangkan Port Operation Command Center (POCC) untuk memudahkan implementasi NLE di pelabuhan. POCC digunakan sebagai pusat kendali dan koordinasi pelayanan kapal dan terminal serta monitoring antrean kapal. POCC ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dalam kegiatan kepelabuhanan demi kenyamanan pengguna jasa seiring semakin meningkatknya aktivitas kapal dan bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan.

“Saat ini kami sedang mengembangkan POCC yang bermanfaat untuk memaksimalkan ketepatan perencanaan, meningkatkan kinerja operasional, kecepatan dalam koordinasi dan pengambilan keputusan, serta memastikan tercapainya one day billing,” terang Joko Noerhuda.

Baca Juga: Pelindo 1 - PTK Tandatangani Nota Kesepahaman Kembangkan Bisnis Marine Services

Joko Noerhuda menambahkan bahwa pada awal Oktober tahun ini pemerintah akan menggabungkan BUMN Pelabuhan, Pelindo 1, 2, 3, dan 4 akan berintegrasi menjadi satu Pelindo. Harapannya, dengan integrasi Pelindo ini akan mempercepat proses pengembangan POCC di pelabuhan yang berada di bagian barat Indonesia disebabkan transfer knowledge dari pelabuhan yang sudah berhasil membangun POCC menjadi semakin mudah dan cepat.

Halaman:

Editor: Rialdo L Toruan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Fokus Mengembangkan 5 DPSP di Indonesia

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:00 WIB

RDMP Balikpapan Gesit Kembangkan Terminal Lawe-Lawe

Kamis, 7 Oktober 2021 | 22:00 WIB

RNI ajak Milenial Tingkatkan Kemitraan Petani Tebu

Kamis, 7 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Erick Thohir Akan Menutup Tujuh BUMN

Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:00 WIB

PMT Berlali Kencang Kelola Pelabuhan Kuala Tanjung

Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB

BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Komoditi Gurita ke AS

Selasa, 28 September 2021 | 15:00 WIB
X