• Minggu, 23 Januari 2022

Kejar Target Carbon Neutral 2060, PLN Sambut Dukungan Investasi Hijau USD 500 Miliar

- Rabu, 3 November 2021 | 12:30 WIB
Kejar Target Carbon Neutral 2060, PLN Sambut Dukungan Investasi Hijau USD 500 Miliar (Dok:PLN)
Kejar Target Carbon Neutral 2060, PLN Sambut Dukungan Investasi Hijau USD 500 Miliar (Dok:PLN)

STRATEGI.ID - PT PLN (Persero) akan berinvestasi hingga USD 500 miliar untuk mendukung energi hijau, melakukan dekarbonisasi dan mencapai target Carbon Neutral 2060. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, PLN siap menangkap peluang pendanaan hijau.
 
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN, Sinthya Roesly menyatakan, sejak 2 November 2020, PLN telah melakukan transformasi hijau untuk bisa menjawab cita-cita bersama seluruh dunia untuk bisa mencapai target Carbon Neutral 2060.

Baca Juga: Jelang Putaran Kedua Liga 1, Persija Jakarta Evaluasi Kinerja Tim

Berbagai proyek strategis juga telah dijalankan PLN guna mempercepat peningkatan porsi pembangkit energi baru terbarukan (EBT) yang selaras dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030.
 
Selain itu, PLN juga bergerak cepat dengan mengimplementasikan program co-firing di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) serta menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di daerah remote dengan pembangkit berbasis EBT.

Baca Juga: Polda Metro: Tindak Tegas Polantas Minta Sekarung Bawang Ke Sopir Truk

"Proyek tersebut menjadi bukti komitmen PLN dalam mendukung pemerintah mempercepat target Carbon Neutral dan meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi," ujar Sinthya pada diskusi bertajuk Mobilizing Financing for Indonesia's Power Sector Decarbonization dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP26 di Glasgow, Skotlandia, pada Senin (1/11/21) waktu setempat.
 
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Sinthya, PLN bakal meningkatkan porsi green financing dengan meluncurkan kerangka pembiayaan berkelanjutan.

Baca Juga: Akibat Jujur, Halimah Penemu Dompet Pengusaha Berisi Rp 35,9 Miliar Dapat Promosi Jabatan

Hal ini dilakukan guna mempercepat peningkatan kapasitas pembangkit EBT sehingga masyarakat bisa menikmati energi bersih dan andal hingga ke pelosok pedesaan serta mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
 
"Dalam kesempatan yang baik di COP 26 ini, PLN memerlukan dukungan dari seluruh stakeholder untuk mencapai cita-cita bersama dengan instrumen pinjaman lunak untuk mempercepat pelaksanaan proyek dekarbonisasi. Selain itu, bantuan teknis untuk menetapkan standar proyek yang sesuai agar memenuhi syarat untuk pembiayaan hijau," ujar Sinthya.

Baca Juga: Pemda NTB Lakukan Monev Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Lombok Timur

Untuk menangkap peluang pendanaan hijau, PLN membuka opsi dari berbagai instrumen. Pertama, green bonds atau obligasi hijau yang nanti hasilnya akan secara eksklusif diterapkan untuk membiayai kembali proyek dengan manfaat lingkungan yang jelas.
 
Kedua, social bonds. Pendanaan ini akan dimanfaatkan PLN untuk menjalankan proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat dan memitigasi persoalan sosial masyarakat.

Baca Juga: Jubir Kementerian BUMN: Erick Thohir Bermain Test PCR Sangat Tendensius

Halaman:

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Enam Kebijakan Ketat PLN, Cegah Penyebaran Covid 19

Kamis, 20 Januari 2022 | 18:00 WIB

BPIP Diminta Bekali PIP saat PNS Pelatihan Bela Negara

Selasa, 11 Januari 2022 | 21:00 WIB
X