• Minggu, 23 Januari 2022

Garuda Indonesia Sampaikan Skema Proposal Restrukturisasi kepada Lessor dan Kreditur

- Selasa, 16 November 2021 | 22:00 WIB
Garuda Indonesia. (Foto:PR)
Garuda Indonesia. (Foto:PR)

STRATEGI.ID - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (“Garuda”) telah menyampaikan skema proposal restrukturisasi kepada lessor dan kreditur sebagai bagian dari upaya pemulihan kinerja yang terus dioptimalkan Perusahaan. Selanjutnya Garuda mengajak seluruh lessor dan kreditur untuk meninjau skema restrukturisasi komprehensif ini sebagai basis pertimbangan proses restrukturisasi yang akan dijalankan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa langkah ini menandai percepatan proses restrukturisasi dan pemulihan Garuda. “Proposal ini menguraikan rencana jangka panjang bisnis Garuda serta sejumlah penawaran dalam pengelolaan kewajiban bisnis kami dengan para lessor, kreditur, dan para pemasok utama," ucap Irfan Setiaputra, kepada media, Selasa (16/11/21).

Baca Juga: Komitmen Berantas Narkoba, Polda Sumut Musnahkan 122 Kg Sabu Sabu

“Penyampaian skema proposal restrukturisasi ini menjadi langkah awal dari keseluruhan proses restrukturisasi dan menjadi momentum penting dalam upaya kami untuk bertransformasi menjadi entitas bisnis yang lebih adaptif, efisien, dan profitable", ujar rfan Setiaputra.

Adapun skema proposal restrukturisasi ini telah disampaikan melalui kanal data digital yang dapat diakses secara real time oleh seluruh lessor, kreditur, maupun pihak terkait lainnya mengacu pada ketentuan non-disclosure agreement yang telah disepakati seluruh pihak. “Kanal ini akan mempermudah para pihak untuk meninjau dokumen serta memberi tanggapan balik karena ini merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia yang menegakkan prinsip-prinsip transparansi dan fairness/kejujuran serta menciptakan komunikasi konstruktif dengan semua kreditur,” kata Irfan Setiaputra.

Baca Juga: Bocoran Ikatan Cinta 16 November 2021 : Aldebaran Terpaksa Ungkap Kejahatan Irvan, Jessica Berakhir Tragis?

Baca Juga: Ini Cara Agar Mobil Kita Terhindar Dari Pencurian Dengan Cara Memecahkan Kaca Mobil

Proposal tersebut, Irfan Setiaputra menyebutkan, turut akan diselaraskan dengan momentum pengajuan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta oleh salah satu mitra bisnis Garuda Indonesia. Garuda Indonesia juga telah berkoordinasi dengan tim restrukturisasi serta para advisors untuk terus melakukan koordinasi intensif bersama pihak lessor dan kreditur untuk menjawab dan mempelajari setiap feedback yang disampaikan kepada Perusahaan atas skema proposal ini dan segera melakukan tindak lanjut negosiasi agar dapat memperoleh kesepakatan terbaik.

“Dukungan lessor dan kreditur tentunya memiliki makna penting bagi kami dalam mendukung upaya transformasi mindset bisnis yang lebih adaptif dan resilient dalam menjawab tantangan industri di masa depan", ungkap Irfan Setiaputra.

Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia Vs Afghanistan

Baca Juga: UPDATE Covid-19 Indonesia 16 November 2021 Terjadi Penambahan Kasus Positif 347 Orang , Masyarakat Waspada

Sejalan dengan proses restrukturisasi yang tengah berjalan, Garuda Indonesia terus melakukan penyempurnaan atas layanan penerbangannya melalui tinjauan atas aspek cost leadership dan efisiensi dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan penerbangan kepada seluruh pengguna jasa. “Komitmen kami tersebut juga didukung dengan penerapan asas Good Corporate Governance pada seluruh aspek bisnis, termasuk memaksimalkan lini pendapatan dari bisnis kargo sebagai salah satu penopang utama pendapatan usaha Garuda Indonesia,” tutur Irfan Setiaputra.***

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Enam Kebijakan Ketat PLN, Cegah Penyebaran Covid 19

Kamis, 20 Januari 2022 | 18:00 WIB

BPIP Diminta Bekali PIP saat PNS Pelatihan Bela Negara

Selasa, 11 Januari 2022 | 21:00 WIB
X