• Jumat, 20 Mei 2022

Merajut Kebersamaan dalam Perbedaan

- Kamis, 27 Januari 2022 | 12:00 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir.
Menteri BUMN, Erick Thohir.

STRATEGI.ID - Sebagai sebuah negara kepulauan yang memiliki beragam suku, budaya, dan agama, masyarakat Indonesia menjunjung tinggi kerukunan demi menjaga persatuan dan kesatuan.

Menteri BUMN, Erick Thohir menekankan pentingnya merajut kebersamaan dalam
perbedaan dalam sambutannya di acara Perayaan Natal Bersama Kementerian BUMN di Lantai 21 Gedung Kementerian BUMN, Selasa, (24/01/22).

Erick mengatakan, perbedaan-perbedaan suku, budaya, agama, dan jumlah kepulauan Indonesia yang begitu banyak menjadi rajutan mutiara yang menjadikan Indonesia seperti saat ini.

Baca Juga: KPK Berjanji Periksa Kedua Anak Presiden Gibran Dan Kaesan, Terkait Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme Atau KKN

Kerukunan dalam perbedaan yang dijalani bersama-sama membuat Indonesia terus berkembang.

“Itulah kenapa kerukunan, perbedaan, yang kita sama-sama jalani dalam keseharian ini yang harus memang kita jaga, harus terus kita seimbangkan. Karena saya yakin tanpa kerukunan tanpa kebersamaan, tidak mungkin negara kita akan terus berkembang. Kita tidak akan punya sejarah sepanjang ini kalau tidak dengan modal kerukunan. Dan ini memang sesuatu yang harus kita jaga bersama-sama,” ujar Erick.

Erick melanjutkan, sama halnya dengan Indonesia, perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang memiliki beragam usaha dan proses bisnis, selalu berupaya untuk bersinergi dan bekerja sama demi menjaga keseimbangan perekonomian di Indonesia.

Apalagi, BUMN sebagai salah satu kekuatan
perekonomian di Indonesia merupakan ekulibrium besar dalam menjaga keseimbangan.

Baca Juga: Liga 1 Indonesia, Samsul Senang Bermain Di Tim Jawa Timur

Bahkan, Erick menambahkan, dalam core value AKHLAK yang kini diterapkan tidak hanya oleh pegawai Kementerian BUMN, tetapi juga di BUMN terdapat dua kata kunci yang menggambarkan hal tersebut, yaitu Harmonis dan Kolaboratif.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X