• Selasa, 5 Juli 2022

Gelar Pasar Murah di Pasuruan, Erick Thohir: Demi Pemerataan dan Keseimbangan Pasar

- Sabtu, 7 Mei 2022 | 16:00 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir saat menyaksikan operasi Pasar Murah sekaligus halal bihalal dengan warga Pasuruan di Gedung Harmoni, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (05/05/22). (kemenBUMN)
Menteri BUMN, Erick Thohir saat menyaksikan operasi Pasar Murah sekaligus halal bihalal dengan warga Pasuruan di Gedung Harmoni, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (05/05/22). (kemenBUMN)

STRATEGI.ID - Keberadaan BUMN harus memberikan dampak luas bagi terwujudnya pemerataan dan keseimbangan pasar.

Oleh sebab itu kehadiran BUMN yang menggelar operasi Pasar Murah sejak awal Ramadhan hingga saat ini ditujukan agar masyarakat semakin dimudahkan dalam meringankan beban kehidupan.

Hal itu ditekankan Menteri BUMN, Erick Thohir saat menyaksikan operasi Pasar Murah sekaligus halal bihalal dengan warga Pasuruan di Gedung Harmoni, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (05/05/22).

Baca Juga: Stefano Lilipaly Ucapkan Terima Kasih Kepada Bali United

Hadir dalam kegiatan itu, Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf atau akrab disapa, Gus Ipul dan Wakil Wali Kota Kota Pasuruan, Adi Wibowo, serta Bupati Kab. Pasuruan, H. Irsyad Yusuf/Gus Irsyad dan Wakil Bupati Kab. Pasuruan, H. Abdul Mujib Imron.

"Operasi pasar murah ini untuk memastikan kehadiran kita sebagai bagian dari pemerintah dan negara. Kegiatan ini sudah berjalan tanpa henti sejak Ramadhan dan berlanjut setelahnya. Kami ingin berbagi, terutama ke masyarakat yang sudah mendukung pemerintah dan BUMN selama ini. Semoga pasar murah yang diadakan ini dapat meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Selain untuk meringankan beban masyarakat, operasi pasar juga disasarkan pada upaya BUMN sebagai agen pembangunan nasional untuk menciptakan keseimbangan di masyarakat dengan menyediakan minyak goreng dan bahan-bahan pokok kebutuhan lainnya dengan harga terjangkau.

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir juga menyampaikan program-program BUMN lainnya yang pro rakyat. Misalnya, program Makmur untuk masyarakat yang bekerja di sektor pertanian atau perkebunan.

Baca Juga: Hendra Bayauw Berlabuh Ke Bali United

Program pendampingan dan akses pembiayaan bagi petani ini di Pasuruan sudah mencakup 118 HA dan melibatkan 155 petani. Sedangkan di Jawa Timur sendiri sudah terdapat 21.760 HA dan sebanyak 18.666 petani yang mengikuti program Makmur.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X