• Sabtu, 29 Januari 2022

Utang 'Tersembunyi' dari China?

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 00:00 WIB
Utang Tersembunyi” dari China? (PR Tasikmalaya)
Utang Tersembunyi” dari China? (PR Tasikmalaya)

STRATEGI.ID - Ramai dibincangkan 'hidden debt' atau utang tersembunyi dari China versi AidData. Agar tidak simpang siur dan terang, kami jelaskan duduk persoalannya. Informasi yang disampaikan kurang tepat dan rawan digoreng hingga gosong. Itu bukan utang Pemerintah tapi dikait-kaitkan.

Hidden debt versi AidData tidak dimaksudkan sebagai utang yg tidak dilaporkan atau disembunyikan, melainkan utang non-Pemerintah yang jika wanprestasi berisiko menyerempet Pemerintah. Jadi di titik ini kita sepakat, ini bukan isu transparansi.

Baca Juga: Lembaga AS AidData Mengungkapkan 'Utang Tersembunyi' Indonesia ke China Rp226 T

Utang tersebut dihasilkan dari skema Business to Business (B-to-B) yg dilakukan dengan BUMN, bank milik negara, Special Purpose Vehicle (SPV), perusahaan patungan dan swasta. Utang BUMN tidak tercatat sebagai utang Pemerintah dan bukan bagian dari utang yang dikelola Pemerintah.

Demikian juga utang oleh perusahaan patungan dan swasta tidak masuk dalam wewenang Pemerintah, sehingga jika pihak-pihak tersebut menerima pinjaman, maka pinjaman ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab mereka. Meski demikian, tata kelola kita kredibel dan akuntabel soal ini.

Baca Juga: Waskita Sebagai Perusahaan Induk Telah Berhasil Merestrukturisasi 100 Persen Utang Yang Ditargetkan

Penarikan Utang Luar Negeri (ULN) yang dilakukan oleh Pemerintah, BUMN, dan Swasta tercatat dalam Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI). SULNI disusun dan dipublikasikan secara bulanan oleh Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan. Clear dan transparan.

Berdasarkan data SULNI per akhir Juli 2021, total ULN Indonesia dari Cina sebesar USD 21,12 miliar, terdiri dari utang yang dikelola Pemerintah sebesar USD 1,66 miliar (0,8% dari total ULN Pemerintah), serta utang BUMN dan swasta dengan total mencapai USD 19,46 miliar.

Baca Juga: Menikmati Sensasi Sandwich Subway Indonesia di Gerai Pertama Citos

Dengan demikian, dalam konteks Indonesia, tidak tepat jika terdapat ULN (termasuk pinjaman Cina) yang dikategorikan sebagai “hidden debt”. Semua ULN yang masuk ke Indonesia tercatat dalam SULNI dan informasinya dapat diakses oleh publik. Tak ada yg disembunyikan atau sembunyi2.

Terkait utang BUMN yang dijamin, utang ini dianggap kewajiban kontinjensi Pemerintah. Kewajiban kontinjensi tersebut tidak akan menjadi beban yang harus dibayarkan Pemerintah sepanjang mitigasi risiko default dijalankan. Ini yg terjadi saat ini: zero default atas jaminan Pemerintah.

Baca Juga: Puan Maharani Ucapkan Selamat dan Sukses Untuk Penyelengaraan PON Papua serta Juara Umum Jabar

Kewajiban kontinjensi memiliki batasan maksimal penjaminan oleh Pemerintah. Batas maksimal pemberian penjaminan baru terhadap proyek infrastruktur yang diusulkan memperoleh jaminan pada 2020 - 2024 sebesar 6% terhadap PDB 2024.

Dengan tata kelola seperti ini, mitigasi risiko dilakukan sedini mungkin dan tidak akan menjadi beban Pemerintah, apalagi beban yang tak terbayarkan. Jadi sekali lagi, tak perlu khawatir sepanjang dikaitkan dengan Pemerintah. Mari terus semangat dan berkolaborasi untuk negeri.

Baca Juga: PT INKA Selesaikan Produksi LRT Jabodebek, Agustus 2022 LRT Siap Operasi

Tentu saja Pemerintah mengapresiasi siapa pun yang punya concern pada tata kelola pemerintahan yang baik, termasuk utang. Mohon terus didukung dan dikritisi. Banyak pelajaran dari negara lain yang bisa dipetik. Kita tingkatkan kewaspadaan dan tetap optimis.
Salam Indonesia!***

Penulis: Yustinus Prastowo/Staf Ahli Menteri Keuangan

Halaman:
1
2

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anies Membayar Kontan Bukan Kredit

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB

Tanah Air Marhaenisme VS Masyarakat Ekonomi Asean

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:00 WIB

Sepak Bola, Nasionalisme dan Ketuhanan

Minggu, 26 Desember 2021 | 10:00 WIB

Dukung Penghapusan Kekerasan Seksual

Minggu, 14 November 2021 | 18:30 WIB

Kemuliaan Akhlak dan Keteladanan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Atasi Pinjaman Online, Jamin Hak Dasar Rakyat!

Minggu, 17 Oktober 2021 | 23:00 WIB

Utang 'Tersembunyi' dari China?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 00:00 WIB

Jokowi Membuat Banyak Orang Gila

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Krisis Energi vs EBT & Covid

Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Mati Berdiri Ala Indonesia

Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:00 WIB
X