• Minggu, 23 Januari 2022

Erick Thohir Gelorakan Semangat Merdeka untuk Berdaulat

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Nuryaman Berry Hariyanto (Facebook nuryaman berry hariyanto)
Nuryaman Berry Hariyanto (Facebook nuryaman berry hariyanto)

STRATEGI.ID - Siapa sangka, seorang Erick Thohir yang lebih dikenal sebagai entrepreneur dan pebisnis papan atas, tiba-tiba bicara tentang nilai-nilai kebangsaan secara fasih. Bahkan, Erick Thohir mampu mengupas dan memetakan akar permasalahan bangsa hingga memberikan problem solving agar bisa keluar dari persoalan multidimensi, khususnya di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

'Merdeka untuk Berdaulat". Itulah konsepsi yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini di acara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dihelat Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi 1998 (BARIKADE'98) di Jakarta, Kamis (28/10/21), yang dihadiri kalangan aktivis pergerakan.

Baca Juga: 3 Gerbong LRT Jabodebek Mulai Dievakuasi, Menhub : Menjadi Pelajaran dan Momentum Evaluasi

Kalimat "Merdeka untuk Berdaulat" jelas mengandung nilai-nilai kebangsaan serta sarat makna dan filosofis. Secara sederhana, kemerdekaan yang telah diraih serta diperjuangkan oleh para pahlawan dan pendiri bangsa--di mana saat ini sedang kita rasakan hasilnya--tidak boleh disia-siakan karena akan bermuara ke sebuah kedaulatan bangsa dan negara (nation state) yang hakiki.

Jika segenap elemen bangsa mampu mematangkan kondisi "Merdeka untuk Berdaulat", dampak langsungnya akan memposisikan Indonesia di kancah global dengan menjelma menjadi bangsa pemenang yang tetap berdiri tegak dengan akar budaya yang kuat. Sehingga, angin bahkan badai sekuat apapun tidak akan mampu merusak elan persatuan dan kesatuan kita.

Baca Juga: Daftar Lokasi Uji Emisi Motor dan Mobil di Jakarta

Kalimat ini juga kembali mengingatkan memori kolektif kita akan slogan perjuangan di masa penjajahan dulu, yakni "Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur". Dan semangat "Bertanah Air Satu" ini sepertinya sengaja digelorakan oleh Bung Erick Thohir kepada para pemuda dan kaum pergerakan agar amanah sejarah tetap dipertahankan dari generasi ke generasi.

Seketika, konsepsi "Merdeka untuk Berdaulat" yang disampaikan Erick Thohir direspon oleh sejumlah aktivis pergerakan. Dari hasil diskursus berantai, sebagian besar aktivis menilai bahwa Erick Thohir adalah sosok yang sudah mengemban amanah sejarah. Itu terlihat dari pernyataan-pernyataannya yang selalu mengajak untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan menghindari benturan-benturan akibat perbedaan-perbedaan.

Baca Juga: Gara Gara Video Yoputube , Nikita Mirzani Lapor Polisi

Selain itu, juga terlihat dari langkah-langkah strategis Erick Thohir yang selalu berusaha merangkul semua golongan tanpa melihat perbedaan. Sejauh untuk kemajuan bangsa dan negara dan masih dalam bingkai NKRI dan Merah Putih, semua anak bangsa memiliki hak yang sama untuk memberikan kontribusi terbaik untuk bangsanya.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kembalikan Golkar Pada Aktivis dan Profesional

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:30 WIB

Tanah Air Marhaenisme VS Masyarakat Ekonomi Asean

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:00 WIB

Sepak Bola, Nasionalisme dan Ketuhanan

Minggu, 26 Desember 2021 | 10:00 WIB

Dukung Penghapusan Kekerasan Seksual

Minggu, 14 November 2021 | 18:30 WIB

Kemuliaan Akhlak dan Keteladanan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Atasi Pinjaman Online, Jamin Hak Dasar Rakyat!

Minggu, 17 Oktober 2021 | 23:00 WIB

Utang 'Tersembunyi' dari China?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 00:00 WIB

Jokowi Membuat Banyak Orang Gila

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Krisis Energi vs EBT & Covid

Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:45 WIB
X