• Jumat, 20 Mei 2022

Dilema yang Bikin 'Pusing' Joe Biden: Apakah Hadir atau Tidak di KTT G20 di Indonesia?

- Jumat, 6 Mei 2022 | 16:00 WIB
Ilustrasi Presiden Amerika Joe Biden diantara pilihan datang di KTT G 20 atau tidak (Barbus dari Pixelbay )
Ilustrasi Presiden Amerika Joe Biden diantara pilihan datang di KTT G 20 atau tidak (Barbus dari Pixelbay )

STRATEGI.ID - Presiden AS Joe Biden saat ini secara diplomatik sedang “pusing.” Biden ingin Presiden Rusia Vladimir Putin dikeluarkan dari forum G-20. Biden tak ingin Putin diundang ke KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia, pertengahan November 2022. Tetapi dia menghadapi perlawanan dari para pemimpin lainnya.

Menurut analis Olivier Knox dari Washington Post, penggambaran negatif AS yang terus-menerus tentang Rusia sebagai "paria" (kasta terendah) global telah bertubrukan dengan kenyataan, bahwa tidak semua mitra Washington siap untuk bersikap dingin terhadap Rusia, bekas negara adidaya yang memiliki ribuan senjata nuklir itu. Dan dalam prosesnya, mereka telah membuat “sakit kepala diplomatik” bagi Presiden Biden.

Maret lalu, Biden mengatakan, Rusia harus dikeluarkan dari G20 dan Presiden Putin harus dilarang menghadiri KTT G20 di Indonesia, negara yang memegang kepresidenan G-20 tahun ini. Jika tidak, Ukraina setidaknya harus dapat hadir dalam pertemuan G20 itu, katanya.

Baca Juga: Apa itu Hepatitis Akut, Bagaimana Cara Pencegahan Agar Tidak Tertular

Sebaliknya, Indonesia dengan politik luar negeri bebas-aktifnya punya pandangan berbeda. “Indonesia ingin menyatukan G20. Jangan sampai ada perpecahan,” kata Presiden Joko Widodo.

Jokowi membenarkan bahwa dia telah mengundang Presiden Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke KTT G20. “Perdamaian dan stabilitas adalah kunci pemulihan dan perkembangan ekonomi dunia,” tegas Jokowi.

Duta besar Rusia untuk Ukraina menyatakan, Putin akan berada di KTT G20

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengkonfirmasikan, dia telah diundang oleh Presiden Jokowi untuk hadir di KTT G20.

Baca Juga: Tantangan Thomas Doll Bersama Persija Jakarta

Tetapi Zelensky tidak menegaskan apakah ia akan hadir, atau apakah dia akan datang sendiri. Ini sebuah langkah yang sangat tidak biasa bagi seorang pemimpin, yang telah berbicara kepada dunia secara virtual selama dua bulan terakhir (tentang perang Rusia vs Ukraina).

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah untuk Korban

Rabu, 18 Mei 2022 | 19:30 WIB

Antara Bongbong dan Cendana

Minggu, 15 Mei 2022 | 14:00 WIB

Kisah Kecebong, Kampret dan Kadal Gurun

Jumat, 6 Mei 2022 | 09:15 WIB

Ade Armando, Islam Teraniaya

Sabtu, 16 April 2022 | 03:00 WIB

Perbandingan Harga BBM di Tiga Presiden

Sabtu, 9 April 2022 | 22:30 WIB

Lempar Batu Sembunyi Tangan

Sabtu, 9 April 2022 | 17:53 WIB

Adib Zain Senior dan Kader PAN 'Sontoloyo' ??

Selasa, 8 Maret 2022 | 18:30 WIB

Pemilu 2024 Ditunda, Kepentingan Siapa?

Kamis, 3 Maret 2022 | 14:05 WIB

Transformasi Politik Golkar Sebuah Keharusan

Rabu, 23 Februari 2022 | 13:25 WIB
X