• Minggu, 26 September 2021

Menjelang Kudatuli 27 Juli 1996: Pertemuan Politik Pasca Kongres IV PDI Medan

- Selasa, 27 Juli 2021 | 18:30 WIB
IMG-20130702-00994
IMG-20130702-00994

Strategi.id - Pada tanggal 25 Juni 1996, kira-kira pukul 21.00 WIB, di Hotel Regent diadakan jamuan makan malam sebagai ucapan selamat dari Kassospol ABRI atas keberhasilan Kongres PDI ke IV di Medan. Di tangga Hotel tampak Soegeng Saryadi yang merupakan pemilik Hotel menyambut para tamu dan mempersilahkan para tamu menuju ruangan atas yang ditunjuknya. Dari para tamu undangan terdiri dari beberapa unsur, yaitu unsur ABRI, unsur Depdagri dan unsur PDI.

Unsur ABRI, terdiri dari:
1.Kassospol Mayjen Syarwan Hamid.
2.As Intel Mabes ABRI Mayjen Yusuf Kartanegara.
3.Ka BIA Mayjen Syamsir Siregar.
4.Assospol Kassospol ABRI Mayjen Suwarno.
5.Kapuspen ABRI Brigjen Andi Amir Syarifudin.
6.Paban IV Sospol ABRI Kol Yahya.
7.Spri Kassospol ABRI Kol. Sudi Silalahi.
8.Ka Banbinkum ABRI.

Unsur Depdagri : Dirjen Sospol Depdagri Mayjen Sutoyo NK.

Unsur PDI
1.Drs. Soeryadi
2.Lois Nangoi
3.H. Kholid Murod
4.Alex Widya Siregar (AWS)

Di tengah suasana makan malam yang santai timbulah pembicaraan antara lain, yang dimulai oleh Drs. Soeryadi dan disambut oleh Kassospol ABRI Syarwan Hamid, dan kemudian berkembang topik bahasan tentang masalah kantor DPP PDI di Jl. Diponegoro No. 58 Jakarta Pusat.

Di tengah percakapan makan malam, ada seorang tamu undangan yang menanyakan, “Kira-kira di mana kalian (PDI) berkantor?”. Dan ditanggapi oleh Drs. Soeryadi dengan pertanyaan juga, “Bukan masalah kantor saja yang dihadapi, tapi juga bagaimana menghadapi gugatan hukum PDI Megawati dan bagaimana menghadapi pemilu dan dari mana dananya” ? Pada saat kantor DPP PDI hasil Kongres IV di Medan, sementara berkantor di Jl. Denpasar, Jakarta Pusat.

Berkaitan dengan pertanyaan dari Drs. Soeryadi timbulah diskusi sambil makan malam. Akhirnya, diskusi tidak menghasilkan jawaban atas permasalahan yang disampaikan, dan lebih kurang pukul 23.00 WIB malam peserta undangan pulang. Pada saat mau keluar ruangan sudah ada Soegeng Saryadi yang menyambut peserta rapat di depan pintu untuk menghantarkan pulang. Penyambutan itu wajar karena Soegeng Saryadi adalah tuan rumah yang merupakan Presiden Komisaris Hotel Regent.

Pada akhir Juni 1996, tepatnya tanggal 27, diadakan acara makan malam di Restoran “DAIDOMON” di Plaza Bank Bumi Daya bersama Banbinkum ABRI, peserta yang hadir ada dua (2) unsur, yaitu,

a.Unsur DPP PDI
- Fatimah Ahmad
- Alex Widya Siregar
- Djufri. SH
- Ratna Ratih Purnama
- Drs. Suparno
- Drs. Subagyo Umar

b.Unsur Banbinkum
Kol. Timur Manurung dan 5 orang dari Banbinkum, dan salah satunya berpangkat Kolonel yang mengaku mantan Bupati Kampar, Riau.(Forum Keadilan, 23/4/2000)

Materi rapat adalah mengenai bagaimana menghadapi gugatan hukum PDI Megawati di pengadilan perihal keabsahan kongres dan pada waktu itu dibahas aspek-aspek yuridis terutama yang menyangkut AD dan ART PDI, dan kemudian melakukan inventarisasi Pasal-Pasal yang terdapat dalam AD/ART guna menemukan Pasal yang dapat menjawab gugatan di Pengadilan.

Untuk Tim Kuasa hukum dari DPP PDI Kongres IV Medan, di pimpin oleh Djufri, SH dalam rangka menghadapi gugatan PDI Megawati. Sedang urusan Hakim, di sepakati untuk melakukan pendekatan dan penggalangan kepada unsur Kehakiman dan untuk menangani masalah tersebut akan menjadi tanggung jawab Banbinkum ABRI.

Mengenai pertemuan tersebut, Ka BIA Syamsir Siregar mengakui bahwa ia hadir sebagai undangan Syarwan Hamid untuk makan malam, tetapi tidak terlibat dalam penyerangan 27 Juli. Keterlibatan sebatas pada penyelenggaraan Kongres IV PDI di Medan. Justru ia sebagai korban, karena setelah peristiwa itu dicopot dari jabatan Ka BIA. Begitu juga Syarwan Hamid dan Suwarno mengakui adanya pertemuan itu, dan keterlibatanya sebatas penyelenggaraan Kongres Medan.

Penulis Oleh: Ari Sulistyanto / Dosen FIKOM Universitas Bhayangkara Jakarta.

Editor: Bobby San

Tags

Terkini

Giring Bermental Miring, Anies Tetap Humanis

Kamis, 23 September 2021 | 11:45 WIB

Hentikan Konflik Petani

Rabu, 22 September 2021 | 19:00 WIB

Berpartai Dengan Riang Gembira Ala Bang Jago

Rabu, 22 September 2021 | 18:00 WIB

Krisdayanti Menyingkap Kebenaran Publik

Senin, 20 September 2021 | 18:25 WIB

Rocky Gerung Meraung, Penguasa Limbung

Minggu, 19 September 2021 | 07:00 WIB

Mendamba Independensi Jurnalis

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB

Memiliki Kehilangan dan Ketiadaan

Kamis, 16 September 2021 | 14:20 WIB

Sunyi Sepi Kehadiran Illahi

Senin, 13 September 2021 | 16:20 WIB

Megawati, Demokrasi dan Feodalisme

Jumat, 10 September 2021 | 10:15 WIB

Menguak Kontroversi Demokrasi Terpimpin

Senin, 6 September 2021 | 19:20 WIB

Meluruskan Pernyataan Bung Radhar Yang Keliru

Jumat, 3 September 2021 | 10:50 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Dan 'Level Of Trust'

Minggu, 29 Agustus 2021 | 17:35 WIB

Semangat Terbarukan Mengawal Agenda Reformasi 1998

Minggu, 29 Agustus 2021 | 16:45 WIB
X