• Minggu, 26 September 2021

Terapkan Hal Positif Selaras Dengan Nilai Pancasila Di Ruang Digital

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 22:00 WIB
IMG-20210803-WA0044
IMG-20210803-WA0044

Strategi.id - Kegiatan masyarakat sekarang ini mulai beralih menggunakan media digital. Dikarenakan, transformasi digital kini sudah mencapai semua aspek dari segi bisnis, ekonomi, hiburan, transportasi, hingga pendidikan. Oleh karena itu, budaya digital sangat penting diterapkan di dalamnya. Tentu, budaya digital yang baik merupakan budaya yang positif dan memberikan manfaat.

Aktivitas yang beralih ke ruang digital ini memberikan banyak manfaat di antaranya, inovasi, eksklusivitas, dan efisiensi. Ketiga manfaat tersebut sangat berpengaruh dalam penggunaan ruang dan waktu di aktivitas sehari-hari. Misalnya, dalam inovasi di era digitalisasi ini kita dapat mengikuti webinar dari rumah.

Pada efisiensi, kita dapat melakukan hal apapun melalui internet tanpa ada batasan jarak dan waktu. Kemudian, dari segi inklusivitas, manfaat ruang digital dapat dirasakan oleh semua orang pengguna. Di samping hal positif, selalu ada dampak negatif yang mengiringi. Dalam penggunaan media digital dampak negatif tersebut meliputi, menipisnya kesantunan, kebebasan berekspresi yang seringkali bablas dan tidak bertanggung jawab, berkurangnya toleransi, bahkan sampai hilangnya batas privasi.

Seharusnya kebaikan pada ruang konvensional atau dunia nyata juga dapat kita bawa ke dalam ruang digital. Selaku warga negara Indonesia, kita sepatutnya menerapkan nilai kebaikan dari budaya pancasila dan bhinneka tunggal ika di ruang digital. Nilai-nilai pancasila dan bhinneka tunggal ika di antaranya, cinta kasih terhadap sesama dengan menghormati agama dan ibadah orang lain. Bersikap adil dan beradab dengan tidak membedakan atau mendiskriminasi seseorang dalam ruang digital.

Kemudian, mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi dan kelompok. Lanjutnya, sebagai pengguna kita bisa memberi kesempatan orang lain untuk berekspresi. Lalu, menerapkan etika perilaku yang baik dalam ranah digital.

"Harapannya dengan berbudaya pancasila di ruang digital nantinya kita bisa berinteraksi dengan baik. Kemudian, bisa lebih fokus terhadap hal positif. Tidak mudah tersulut emosinya dan melakukan hal negatif. Kalau budayanya sudah baik, nantinya kreativitas dan produktivitas akan muncul," tuturnya.

Ia mengatakan, ketika sudah bisa berbudaya dengan baik di ruang digital, budaya kreatif dan produktif akan muncul dengan sendirinya. Harus selalu diingat dalam menciptakan budaya kreatif dan produktif, pengguna dapat melakukannya dengan menyebarkan konten positif, mewujudkan cinta tanah air, mempromosikan gaya hidup berkualitas. Kemudian saling menghargai dan toleransi, bersikap santun dan bermartabat dalam menciptakan ruang diskusi sehat, serta meningkatkan harmoni kebersamaan.

Melalui Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/7) juga menghadirkan pembicara, Maria Natasya P (Graphic Designer), Nandya Satyaguna (Medical Doctor), Fiona Damanik (Counselor Universitas Multimedia Nusantara), dan Lady Kjaernett.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang ter literasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang ter literasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Penulis Oleh: Elfira Fitri Wahyono / Manager of External Student Affairs Universitas Multimedia Nusantara.

Editor: Bobby San

Tags

Terkini

Giring Bermental Miring, Anies Tetap Humanis

Kamis, 23 September 2021 | 11:45 WIB

Hentikan Konflik Petani

Rabu, 22 September 2021 | 19:00 WIB

Berpartai Dengan Riang Gembira Ala Bang Jago

Rabu, 22 September 2021 | 18:00 WIB

Krisdayanti Menyingkap Kebenaran Publik

Senin, 20 September 2021 | 18:25 WIB

Rocky Gerung Meraung, Penguasa Limbung

Minggu, 19 September 2021 | 07:00 WIB

Mendamba Independensi Jurnalis

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB

Memiliki Kehilangan dan Ketiadaan

Kamis, 16 September 2021 | 14:20 WIB

Sunyi Sepi Kehadiran Illahi

Senin, 13 September 2021 | 16:20 WIB

Megawati, Demokrasi dan Feodalisme

Jumat, 10 September 2021 | 10:15 WIB

Menguak Kontroversi Demokrasi Terpimpin

Senin, 6 September 2021 | 19:20 WIB

Meluruskan Pernyataan Bung Radhar Yang Keliru

Jumat, 3 September 2021 | 10:50 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Dan 'Level Of Trust'

Minggu, 29 Agustus 2021 | 17:35 WIB

Semangat Terbarukan Mengawal Agenda Reformasi 1998

Minggu, 29 Agustus 2021 | 16:45 WIB
X