• Rabu, 20 Oktober 2021

Menyoal Pelayanan Administrasi Kependudukan Transgender

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 16:35 WIB
Menyoal Pelayanan Administrasi Kependudukan Transgender (Humas Luhur Berdikari)
Menyoal Pelayanan Administrasi Kependudukan Transgender (Humas Luhur Berdikari)

STRATEGI.ID - Fenomena transgender pada beberapa artis seperti Dorce Gamalama, Lucinta Luna dll. belum bisa ditempatkan sebagai gejala umum yang bisa dijadikan dasar perlunya pemerintah mengeluarkan regulasi terkait itu. Trend artis yang melakukan transgender itu berbeda dengan Aprilia Manganang atlit voli nasional yang dinyatakan sebagai lelaki. Aprilia Manganang yang dikenal sebelumnya sebagai seorang atlit perempuan dan kini menjadi prajurit TNI AD, dinyatakan mengalami kelainan medis berupa hispopadia yaitu kelainan bentuk kelamin yang kerap dialami bayi laki-laki saat dilahirkan.

Mengacu pada UU No. 24 Tahun 2013 juncto UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk bahwa semua penduduk WNI harus didata dan harus punya KTP dan Kartu Keluarga agar bisa mendapatkan pelayanan publik dengan baik, misalnya BPJS dan bantuan sosial.
Seperti yang tertuang pada laman berita Dirjen Dukcapil Kemeterian Dalam Negeri RI, https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/730/dirjen-dukcapil-tidak-ada-kolom-jenis-kelamin-transgender-di-ktp-el.

Baca Juga: Myedusolve Gandeng Kemendagri Selenggarakan MOS and ACPN Championship 2021

kebijakan administrasi kependukan termasuk bagi komunitas transgender sudah ditetapkan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri RI. Maka tidak ada pilihan lain bagi jajaran pemerintahan terkait dibawahnya untuk meneruskan aturan itu sampai ke tingkat teknis.

Namun ada beberapa hal yang prinsip yang perlu ditelaah kembali menyangkut persoalan sosiologis dan kemanusiaan itu. Terutama penentuan perubahan jenis kelamin yang nanti terdata dalam KTP dan Kartu Keluarga. Seiring itu dasar hukum turunanya juga harus diperhatikan seperti keputusan pengadilan agama yang sudah incracht dan UU perkawinan.

Mengapa persoalan transgender menjadi penting untuk dibahas?. Karena bukan hanya terkait soal pelayanan administrasi kependukan saja, namun ada aspek sosial budaya dan sosial hukum yang melingkupinya.

Baca Juga: Pengurusan Layanan Administrasi Kependudukan Tidak Perlu Sertifikat Vaksinasi COVID-19

Pertama, sangat disayangkan kebijakan itu seperti tidak transparan, tidak melalui proses pelibatan institusi dan lembaga representatif yang berwenang dan kompeten, sosialisasi yang luas dan menyediakan ruang pendapat, saran dan masukan dari masyarakat menyangkut isu transgender. Bahkan seharusnya ada fatwa ulama yang mendasari boleh atau tidaknya aturan itu berlaku.

Sejauh ini kita belum tahu apakah MUI dan kelembagaan keagamaan lain, Organisasi Seperti NU Muhamadiyah, dan sejenisnya lintas agama, maupun para ulama, tokoh pendidikan, para pakar sosiologis dan para ahli pendidikan, psikologi, kebudayaan dsb. sudah dilibatkan.

Baca Juga: Ketua MUI: Aliran Balakasuta Menyimpang, Pengikut Akui Kesalahan dan akan kita Bina

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemuliaan Akhlak dan Keteladanan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Atasi Pinjaman Online, Jamin Hak Dasar Rakyat!

Minggu, 17 Oktober 2021 | 23:00 WIB

Utang 'Tersembunyi' dari China?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 00:00 WIB

Jokowi Membuat Banyak Orang Gila

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Krisis Energi vs EBT & Covid

Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Mati Berdiri Ala Indonesia

Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Tak Usah Malu Kepada Risma

Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:05 WIB

Sejarah Kelam GESTOK di Indonesia

Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Giring Bermental Miring, Anies Tetap Humanis

Kamis, 23 September 2021 | 11:45 WIB

Hentikan Konflik Petani

Rabu, 22 September 2021 | 19:00 WIB

Berpartai Dengan Riang Gembira Ala Bang Jago

Rabu, 22 September 2021 | 18:00 WIB

Krisdayanti Menyingkap Kebenaran Publik

Senin, 20 September 2021 | 18:25 WIB

Rocky Gerung Meraung, Penguasa Limbung

Minggu, 19 September 2021 | 07:00 WIB

Mendamba Independensi Jurnalis

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB

Memiliki Kehilangan dan Ketiadaan

Kamis, 16 September 2021 | 14:20 WIB
X