• Selasa, 25 Januari 2022

Viral Video Soal Sumur Resapan di Atas Trotoar, Politisi dan Pemprov DKI Jakarta Beri Penjelasan

- Selasa, 9 November 2021 | 19:15 WIB
Sumur Resapan DKI Jakarta yang menuai kritikan netizen. (Jakarta.go.id/istimewa)
Sumur Resapan DKI Jakarta yang menuai kritikan netizen. (Jakarta.go.id/istimewa)

STRATEGI.ID - Sumur resapan Pemprov DKI Jakarta yang sedang dalam proses pembangunan dikritik oleh warganet, lantaran dibangun di atas trotoar jalan. Dalam video yang beredar, seorang pengendara mempertanyakan cara air bisa masuk ke dalam sumur resapan yang letaknya lebih tinggi dari badan jalan.

Dalam video tersebut, perekam gambar menyebut “Pemprov DKI Jakarta bodoh” karena sumur resapan dibuat di atas trotoar yang lebih tinggi daripada permukaan jalan. “Terus air apa yang akan meresap ke dalam? Ini Pemprov DKI Jakarta betul-betul akalnya enggak jalan,” kata perekam gambar.

Menangapai hal tersebut mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik pembangunan sumur resapan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pmprov) DKI Jakarta untuk mengendalikan banjir.

Baca Juga: Roehana Koeddos, Sosok Wanita Di Google Doodle

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Dudi Gardesi menyampaikan sumur resapan dibangun di daerah-daerah yang memang rawan genangan.

"Kita menempatkan penampungan-penampungan air untuk supaya daerah yang ada diskitarnya masuk ke situ, untuk bantu di waktu tertentu," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa, (9/11/21) seperti yang diberitakan pikiran-rakyat.com dengan judul Disindir Ferdinand Hutahaean Soal Sumur Resapan di Atas Trotoar, Pemprov Beri Penjelasan

Dudi menjelaskan, pembangunan sumur resapan di atas trotoar ini bertujuan supaya jalan tidak tergenang.

Baca Juga: Dari Penjara Habib Rizieq Serukan Boikot Irjen Fadil dan Letjen Dudung, Guntur Romli Minta Ini

Melalui sumur resapan ini, Pemprov berharap air yang tergenang di jalan dapat ditampung di sumur resapan tersebut.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Game Higgs Domino Yang Berujung Hukuman Cambuk

Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:45 WIB

Mafia Pailit, Modus Operandi Baru Perampasan Aset

Jumat, 31 Desember 2021 | 17:55 WIB
X