• Rabu, 27 Oktober 2021

Gabriella Maelani

- Senin, 20 September 2021 | 06:00 WIB
Jenazah perawat Gabriela Meilani dievakuasi tim gabungan TNI dan Polri dari jurang.  (Instagram/papua_talk)
Jenazah perawat Gabriela Meilani dievakuasi tim gabungan TNI dan Polri dari jurang. (Instagram/papua_talk)

STRATEGI.ID - Hingga hari ini kita telah gagal melindungi nakes dari kekejaman separatis, bukan saja hanya dari virus Covid-19 yang mematikan itu. Tak ada pula ketentuan yang secara pasti menjamin pembiayaan pendidikan anak-anak para aparat yang gugur dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Puan Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Maelani

Tiga dari empat tujuan bernegara dalam konstitusi adalah melindungi, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdasakan kehidupan bangsa. Tanpa itu maka tak ada gunanya kita mengakui keberadaan negara.

Baca Juga: Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani Di Kiwirok

Bagi anak-anak para aparat yang sedang menjalankan misi negara dan misi kemanusiaan, ketiga hal tersebut berisiko hilang sekaligus ketika orang tua mereka gugur dalam menjalankan tugas. Anak-anak mereka menjadi "stateless" secara hakiki, dan sebagai warga yang diam kita telah menjadi "tak beradab" seketika.

Baca Juga: Akibat Tindakan KKB, IDI Papua Serukan Perlindungan Terhadap Tenaga Kesehatan Medis

Di media kita melihat seorang wakil rakyat dipanggil koleganya ketika dengan lugu mengungkapkan penghasilannya yang prestisius. Presiden dan Menteri Keuangan diam seribu bahasa melihat para pejabat aktif mendapatkan rangkap penghasilan dengan menjadi komisaris BUMN. Jadi untuk apa kalian amanden konstitusi, jika yang begitu saja kita tak mampu urus?

Baca Juga: Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Ayolah, bagaimana mungkin saya tetap harus menyapa dengan kata "yang terhormat" atau "yang mulia", ketika republik telah kalian biarkan bubar secara hakiki.

Baca Juga: Satgas Nemangkawi Tangkap Neson Murip Pemasok Senjata Dan Amunisi Untuk KKB

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketika Terbang Wajib PCR

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:35 WIB

Manusia Silver

Minggu, 3 Oktober 2021 | 17:30 WIB

Korupsi, Nilai Agama dan Kompartementalisasi

Minggu, 26 September 2021 | 18:00 WIB

Membawa Anak ke Mal Saat PPKM , Apa Pentingnya?

Kamis, 23 September 2021 | 12:45 WIB

Gabriella Maelani

Senin, 20 September 2021 | 06:00 WIB

Kartu Prakerja "Rumah Cokro Raksasa" di Era Digital

Minggu, 19 September 2021 | 20:00 WIB

Mampukah Indonesia 'Mengatur' AS dan China di G20?

Minggu, 19 September 2021 | 13:05 WIB

Proyek Strategis MBTK yang Tersandera

Kamis, 9 September 2021 | 11:30 WIB

Urgensi PPHN dan Visi Indonesia 2045

Sabtu, 4 September 2021 | 08:55 WIB

Keadilan Sosial Sebagai Pondasi Kemajemukan

Kamis, 2 September 2021 | 08:20 WIB

Konsolidasi Demokrasi di Era Pandemi

Rabu, 1 September 2021 | 10:35 WIB

Ekulibrium Pandemi dan Infodemi Covid-19

Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:00 WIB
X