• Minggu, 28 November 2021

Membawa Anak ke Mal Saat PPKM , Apa Pentingnya?

- Kamis, 23 September 2021 | 12:45 WIB
Ilustrasi Anak diajak Orang Tua jalan jalan ke Mal saat PPKM (Pexels/Pixelbay.com)
Ilustrasi Anak diajak Orang Tua jalan jalan ke Mal saat PPKM (Pexels/Pixelbay.com)

STRATEGI.ID - Pandemi Covid 19 di Indonesia dinilai terus melandai. Pemerintah pun kembali melakukan pelonggaran. Salah satunya, membolehkan anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk diajak ke pusat perbelanjaan atau mal pada era PPKM level di Jawa dan Bali, 21 September sampai 4 Oktober 2021.

Kebijakan pembukaan mal tersebut diujicobakan di lima wilayah, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

Meski pemerintah sudah membolehkan anak-anak di bawah usia 12 tahun ke mal, sejatinya orangtua harus bijak dalam mengambil keputusan.

Baca Juga: Jakarta Menerapkan PSBB Transisi, Mal Boleh Buka , Ojol Diperbolehkan dan Mobil Boleh Penuh Asal Satu Keluarga

Pasalnya, membawa anak-anak apalagi balita ke pusat perbelanjaan, tetap saja berisiko. Mereka bisa tertular atau bahkan membawa virus ke orang lain sehingga orangtua perlu waspada.

Karena meski syarat orang yang diperbolehkan ke mal itu sudah divaksin, hal itu tidak lantas menjadi jaminan bagi mereka terbebas dari virus corona. Oleh karena itu, harus dilihat lagi, urgensinya apa membawa anak-anak ke mal di tengah pandemi Covid19 yang masih mengancam ini.

Apalagi, tempat-tempat permainan untuk anak-anak juga masih ditutup. Membawa anak-anak apalagi balita ke pusat keramaian berisiko terinfeksi virus corona.

Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid 19, update data nasional dan analisis kasus Covid-19 pada anak-anak per 24 Juni 2020 menyatakan bahwa 250.000 kasus (12,6 persen) berasal dari kelompok usia anak. Proporsi terbesar berada pada kelompok usia 7-12 tahun (28,02 persen), diikuti kelompok usia 16-18 tahun (25,23 persen), dan 13-15 tahun (19,92 persen).

Baca Juga: Polres Tangerang Kabupaten, Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Mall Ciputra Tangerang

Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menunjukkan bahwa kelompok usia anak rentan terhadap penularan Covid-19.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 10 Pemuda Harapan Bangsa Masih Jauh Dirantau

Rabu, 17 November 2021 | 07:00 WIB

Tantangan Trisakti Bagi Kepemimpinan Milenialist

Selasa, 16 November 2021 | 11:00 WIB

Petani Harus Berdaulat, Berdikari dan Berkebudayaan

Sabtu, 13 November 2021 | 23:00 WIB

Jumat Berkah: Sandal Jepit dan Nilai-Nilai Pancasilais

Jumat, 12 November 2021 | 15:30 WIB

Fenomena Sadfishing di Media Sosial TikTok

Selasa, 9 November 2021 | 11:40 WIB

BPIP Merawat Persatuan Melalui Batik

Rabu, 3 November 2021 | 18:30 WIB

Ketika Terbang Wajib PCR

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:35 WIB

Manusia Silver

Minggu, 3 Oktober 2021 | 17:30 WIB

Korupsi, Nilai Agama dan Kompartementalisasi

Minggu, 26 September 2021 | 18:00 WIB

Membawa Anak ke Mal Saat PPKM , Apa Pentingnya?

Kamis, 23 September 2021 | 12:45 WIB

Gabriella Maelani

Senin, 20 September 2021 | 06:00 WIB

Kartu Prakerja "Rumah Cokro Raksasa" di Era Digital

Minggu, 19 September 2021 | 20:00 WIB

Mampukah Indonesia 'Mengatur' AS dan China di G20?

Minggu, 19 September 2021 | 13:05 WIB

Proyek Strategis MBTK yang Tersandera

Kamis, 9 September 2021 | 11:30 WIB

Urgensi PPHN dan Visi Indonesia 2045

Sabtu, 4 September 2021 | 08:55 WIB

Keadilan Sosial Sebagai Pondasi Kemajemukan

Kamis, 2 September 2021 | 08:20 WIB
X