• Selasa, 25 Januari 2022

Fenomena Sadfishing di Media Sosial TikTok

- Selasa, 9 November 2021 | 11:40 WIB
Fenomena Sadfishing di Media Sosial TikTok (Foto: Pribadi)
Fenomena Sadfishing di Media Sosial TikTok (Foto: Pribadi)

STRATEGI.ID - Tanpa disadari pengguna media sosial yang semakin gencar sekarang mengubah pola pemaknaan penggunaannya, kini pengguna media sosial mulai merasa dapat mengumbar konten yang sifatnya pribadi ke ranah media sosial. Bahkan hal ini malah terkesan lumrah dilakukan, sehingga berbagai konten yang sifatnya sangat privasi seperti masalah rumah tangga semakin tidak terkendali. Hastag pelakor menjadi ajang unjuk gigi para korban perselingkuhan untuk beramai-ramai menghakimi perbuatan tersebut.

Salah satu hal yang mendorong pengguna media sosial mencurahkan masalah pribadinya adalah karena dorongan kesedihan yang terkait dengan masalah privasi tadi, atau istilahnya adalah sadfishing. Sadfishing merupakan keadaan dimana seseorang mencurahkan masalah kesedihannya di media sosial untuk mendapatkan simpati dan perhatian dari banyak orang yang melihatnya.

Baca Juga: Podcast Deddy Corbuzier Mengungkapkan Fakta, Mobil Vanessa Angel Hantam Ujung Beton Pembatas Jalan Tol

Media sosial menghadirkan paradoks atas masalah-masalah yang dianggap viral oleh para penggunanya. Di satu sisi, media sosial memberikan keleluasaan bagi para penggunanya untuk menghadirkan apa yang mereka kehendaki melalui akun mereka di dunia maya kepada publik.

Di sisi lain, mereka juga tidak memiliki kendali atas konten yang sudah mereka unggah di dunia maya. Meskipun media sosial menawarkan kendali tersebut, yang terjadi justru sebaliknya, karena kita menggunakan media sosial seberapa pun pengguna membatasi lingkaran mereka, maka lingkaran tersebut akan tetap terhubung dengan lingkaran lain, dan begitu seterusnya.

Baca Juga: Obat Rindu Suporter PSS Sleman Kepada Skuad Elang Jawa

Munculnya kasus-kasus terkait dengan privasi dalam media sosial dalam tatanan masyarakat di Indonesia memunculkan pertanyaan besar mengenai gagasan ‘privasi’ itu sendiri dalam konteks sosiokultural di Indonesia. Dimana konteks konten-konten yang sifatnya privasi tadi menjadi konsumsi pengguna media sosial lain, pengguna media sosial kini tidak hanya sebagai pengguna yang memaknai pesan melainkan mereka yang mengkonsumsi, memproduksi dan menyebarkan pesan itu sendiri.

TikTok kini seakan menjadi aplikasi primadona yang layak dan wajib diunduh oleh semua orang, meski beberapa negara mulai mempertimbangkan untuk membatasi penggunaan aplikasi TikTok, namun itu tidak berarti semua orang setuju dengan pendapat tersebut. Lihat saja di Indonesia saat ini penggunaan TikTok masih banyak digemari oleh masyarakat meskipun terdapat pro dan kontra.

Baca Juga: Ini Perempuan Pertama China Lakukan ‘Spacewalk’ Selama 6 Jam Lebih

Berbagai kalangan usia dari yang muda hingga yang tua pun turut meramaikan penggunaan aplikasi TikTok. Ditambah lagi banyaknya selebgram, aktor dan aktris Indonesia yang juga mengunggah video TikTok mereka ke akun media sosial, semakin membuat TikTok banyak  digemari generasi milenial Indonesia.

Halaman:

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Agama Sebagai Nilai Sakral Bukan Alat Politik Praktis

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:10 WIB

Kembalikan Golkar Pada Aktivis dan Profesional

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:30 WIB

Sikap DPD RI terkait RUU Ibu Kota Negara Nusantara

Kamis, 20 Januari 2022 | 13:00 WIB

DPR harus Tolak Pengesahan RUU IKN

Senin, 17 Januari 2022 | 15:00 WIB

Partai Politik Versus Partai Relawan

Minggu, 16 Januari 2022 | 14:00 WIB

Sang Akademisi yang Moralis

Jumat, 14 Januari 2022 | 07:30 WIB

Dukungan dan Kritik Untuk Habib Kribo

Kamis, 13 Januari 2022 | 18:40 WIB

Antara Filosofi, Ruh Rakyat dan Penjilat

Rabu, 12 Januari 2022 | 19:30 WIB

Politik Sekedarnya, Perkawanan Selamanya

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:45 WIB

Langkah Ubedilah Badrun Membangun Moral Bangsa

Selasa, 11 Januari 2022 | 14:30 WIB

Berkumpulnya Semangat Perlawanan

Senin, 10 Januari 2022 | 10:00 WIB

Bahaya Hoax Dan Perlunya Tindakan Hukum

Kamis, 6 Januari 2022 | 16:00 WIB

Polri Harus Tetap Di Bawah Langsung Presiden

Senin, 3 Januari 2022 | 17:00 WIB

KPK Dijadikan Permanen, Indonesia Menjadi Raya

Minggu, 2 Januari 2022 | 18:00 WIB

PT 0 Persen Tindakan Ego Politik

Kamis, 30 Desember 2021 | 21:00 WIB
X