• Jumat, 20 Mei 2022

Partai Politik Versus Partai Relawan

- Minggu, 16 Januari 2022 | 14:00 WIB
Bgd Raymon Piliang / Aktivis 98 (Mantan Ketua Senat Universitas Bung Hatta Padang). (Pribadi)
Bgd Raymon Piliang / Aktivis 98 (Mantan Ketua Senat Universitas Bung Hatta Padang). (Pribadi)

STRATEGI.ID - Menurut Sigmund Neuman (1963) partai politik adalah organisasi dari aktivitas-aktivitas politik yang berusaha untuk menguasai kekuasaan pemerintah serta membuat dukungan rakyat atas dasar persaingan dengan suatu golongan atau golongan-goliongan lain yang mempunyai pandangan yang berbeda.

Menurut Carl J. Friedrich (1967:415) partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil, dengan tujuan membuat atau mempertahankan penguasaan terhadap pemerintahan bagi pimpinan partainya dan berdasarkan penguasaan ini memberikan kepada anggota partainya kemanfaatan yang bersifat idiil maupun materiil.

Menurut Budiardjo partai politik adalah sekelompok orang yang terorganisasir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita cita yang sama.

Baca Juga: Anda Fans Super Junior dan Red Velvet? SM Entertainment Lagi Buka Loker Nih di Indonesia, Buruan Cek!

Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik (biasanya) dengan cara konstitusional untuk melaksanakan programnya.

Sedangkan menurut Giovanni Sartori partai politik adalah suatu kelompok politik yang mengikuti pemilihan umum dan, melalui pemilihan umum itu mampu menempatkan calon-calon nya untuk menduduki jabatan-jabatan politik.

Berdasarkan berbagai pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa beberapa perangkat yang melekat pada partai politik merupakan sekumpulan orang yang terorganisir dengan baik, mempunyai tujuan untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan dan untuk merealisasikan tujuan dari partai politik, kemudian harus memperoleh dukungan yang seluas-luasnya dari masyarakat melalui pemilihan umum, dan selanjutnya partai politik harus memiliki prinsip-prinsip yang telah disetujui bersama oleh antar anggota partai politik.

Diantara fungsi-fungsi partai politik yang ada, ada beberapa hal yang sangat penting yaitu, pertama fungsi Komunikasi Politik, dalam perkembangan politik kontemporer salah satu fungsi partai politik adalah bertindak sebagai penghubung antara pihak yang memerintah dan yang diperintah yaitu menampung informasi dari masyarakat untuk disalurkan pada pihak penguasa dan sebaliknya dari pihak penguasa kepada masyarakat.

Baca Juga: Liga 1 Indonesia, Di Usia Yang 37 Samsul Arif Makin Gacor Bersama Persebaya Surabaya

Informasi dari masyarakat berupa pendapat kemudian aspirasi ini diatur dan diolah sedemikian rupa sehingga dapat disalurkan pada pihak pengambil kebijaksanaan.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Adian Napitupulu: Tidak Semua Melupakan Mereka

Selasa, 26 April 2022 | 18:00 WIB

Jokowi Kecewa dan Terluka

Senin, 25 April 2022 | 11:15 WIB

Indonesia, Surga Metaverse Terbesar Di Dunia

Jumat, 8 April 2022 | 21:15 WIB

Polemik IDI dan Dr Terawan, Siapa yang salah ?

Minggu, 27 Maret 2022 | 19:00 WIB

ILMU PERTAHANAN

Sabtu, 26 Maret 2022 | 13:39 WIB

Reshuffle Kabinet Tak Penting bagi Rakyat

Kamis, 10 Maret 2022 | 21:30 WIB

Arifin Panigoro: Mengingat Pengusaha Hebat

Selasa, 1 Maret 2022 | 15:30 WIB

Gerakan Literasi Digital Bagi Pelaku UMKM di Indonesia

Minggu, 20 Februari 2022 | 16:35 WIB

Melodrama ARB dan Golkar

Senin, 14 Februari 2022 | 18:00 WIB

Imajinasi Geopolitik Sukarno

Minggu, 13 Februari 2022 | 18:05 WIB

HPN 2022, 76 Tahun PWI dan Kelahiran SMSI

Kamis, 10 Februari 2022 | 12:00 WIB
X