• Sabtu, 18 September 2021

Gandeng Ulama dan Habib, Kejaksaan Agung Gelar Dzikir Kebangsaan

- Rabu, 25 Juli 2018 | 16:10 WIB
Gandeng Ulama dan Habib, Kejaksaan Agung Gelar Dzikir Kebangsaan
Gandeng Ulama dan Habib, Kejaksaan Agung Gelar Dzikir Kebangsaan

Strategi.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) menggelar dzikir kebangsaan di lapangan Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/7). Acara ini digelar dalam rangka perayaan Hari Bhakti Adhyaksa ke-58.

Informasi dikumpulkan, dzikir kebangsaan tersebut dihadiri 100 lebih para ulama dan habib dari berbagai daerah serta sekitar 3000 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kejaksaan.

Ketua Umum Pengurus Besar MDHW, KH Musthofa Aqil Siroj, dalam pidato sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Jaksa Agung RI HM Prasetyo yang sudah menggendeng MDHW menyelenggarakan dzikir kebangsaan di Kejaksaan.

Menurutnya, dzikir kebangsaan selain sebagai upaya rasa syukur dalam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-58, juga sebagai momentum muhasabah terkait apa yang sudah dicapai dan belum dicapai Kejaksaan selama ini. Pun untuk menyerukan Islam damai.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Jaksa Agung. Dzikir ini juga sebagai momentum muhasabah terkait apa yang sudah dicapai dan belum dicapai Kejaksaan selama ini. Sekaligus untuk menyerukan Islam damai," ucap KH Musthofa Aqil Siroj.


Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat PB MDHW sekaligus Ketua MUI, Prof. Dr. (HC). KH. Ma'ruf Amin dalam nauidhoh hasanah mengatakan bahwa bangsa ini terdiri dari beragam agama dan suku serta golongan, sehingga potensi konflik dan perpecahan tentu sangat besar.

Kiai Ma'ruf berpandangan bahwa menjaga bangsa ini tidak hanya melalui ukhuwah Islamiah, namun juga ukhuwah wathoniyah. Begitu juga dalam menjaga kerukunan bangsa ini, disamping usaha lahiriah, juga penting usaha-usaha batiniah seperti dzikir dan istighosah.

"Dzikir bermaksud mengetuk pintu langit. Ini bagian dari usaha batiniah dalam menjaga ketukunan bangsa," kata Ma'ruf Amin.

Sementara itu, Sekjen PB MDHW Hery Haryanto Azumi mengatakan dzikir kebangsaan di Kejaksaan merupakan bentuk soft power dalam upaya deradikalisasi dan kampanye Islam damai.

"Selain upaya mengetuk pintu langit dan musahabah, dzikir meripakan bentuk soft power dalam upaya deradikalisasi di lingkungan lembaga negara. Ini penting dan perlu direplikasi oleh lembaga-lembaga negara lainnya," katanya.

Sebagai informasi, acara ini juga akan mendapat Rekor MURI dalam Kategori Dzikir yang dilaksanakan oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) terbesar dan tersebar di seluruh Indonesia.

Editor: Jimmy Radjah

Tags

Terkini

Proyek Strategis MBTK yang Tersandera

Kamis, 9 September 2021 | 11:30 WIB

Urgensi PPHN dan Visi Indonesia 2045

Sabtu, 4 September 2021 | 08:55 WIB

Keadilan Sosial Sebagai Pondasi Kemajemukan

Kamis, 2 September 2021 | 08:20 WIB

Konsolidasi Demokrasi di Era Pandemi

Rabu, 1 September 2021 | 10:35 WIB

Ekulibrium Pandemi dan Infodemi Covid-19

Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:00 WIB

Upaya Menegasi Esensi Reformasi 1998

Selasa, 22 Juni 2021 | 09:00 WIB
X