• Sabtu, 18 September 2021

"32 saung elite" di Bongkar Lingkungan Lapas Sukamiskin

- Rabu, 25 Juli 2018 | 14:24 WIB
lapas
lapas

Strategi.id - Dari hasil Sidak Plt Kakanwil Hukum dan HAM Jabar, Dodot Adikoeswanto, menyebutkan, terdapat 32 saung elite di lingkungan Lapas Sukamiskin. Saung-saung yang dibuat secara swadaya oleh para penghuni lapas itu, dibongkar tanpa kecuali.

Dari informasi yang beredar, selain mewah, keberadaan saung itu menjadi kontroversi karena kerap dipergunakan oleh segelintir narapidana saja dan narapidana yang berduit yang bisa menyewa saung dengan beragam fasilitas. Tujuannya ntuk dijadikan tempat 'berpesta' bersama keluarga dan kolega narapidana, di sini mereka bisa bebas bercengkerama atau menggelar acara, sambil menikmati makanan dan minuman yang disajikan.

"Selama ini dipakai tempat mereka menerima kunjungan. Tempat kunjungan seharusnya berada di antara kantor dengan blok hunian. Standarnya kunjungan secara umum, tidak untuk pribadi-pribadi," ujar Dodot usai melaksanakan penertiban saung, Rabu (25/7).


Keterangan Dodot klop dengan pengakuan Patrice Rio Capella, mantan Sekjen Partai NasDem, yang pernah mendekam di Lapas Sukamiskin selama delapan bulan karena menerima suap terkait perkara dana bantuan sosial Sumatera Utara.

Menurutnya, inisiatif membangun saung-saung di Sukamiskin muncul dari Rio dan sesama napi kasus korupsi.

Rio beralasan, ruang pertemuan di Sukamiskin sempit dan tak layak untuk tamu para narapidana korupsi yang disebutnya sebagai masyarakat kelas atas.

"Yang datang itu sekelas Menteri, Pengusaha, Gubernur atau Wali Kota. Di mana kami menerima mereka, ya di saung itu. Kami butuh tempat layak,"pungkas dia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Sukamiskin, Kusnali mengatakan, aksi bongkar saung berjalan kondusif dan tidak ada perlawanan dari para napi. Ukuran saung sendiri cukup variatif, antara lain 3x4 meter dan 3x5 meter.

Ia berharap kasus ini bisa menjadi momentum bagi Lapas Sukamiskin melakukan pembenahan dan penertiban. Namun sejauh ini, belum ada rencana penggantian petugas lapas.

Sementara itu, Kusnali menyebutkan belum ada rencana pemindahan napi tipikor ke lapas lain.

"Belum ada wacana pemindahan napi kita tunggu kebijakan pimpinan. Yang jelas Lapas Sukamiskin adalah lapas khusus tipikor. Apakah ke depan ada kebijakan lain kita tunggu saja," pungkasnya.

Editor: Bobby San

Tags

Terkini

Proyek Strategis MBTK yang Tersandera

Kamis, 9 September 2021 | 11:30 WIB

Urgensi PPHN dan Visi Indonesia 2045

Sabtu, 4 September 2021 | 08:55 WIB

Keadilan Sosial Sebagai Pondasi Kemajemukan

Kamis, 2 September 2021 | 08:20 WIB

Konsolidasi Demokrasi di Era Pandemi

Rabu, 1 September 2021 | 10:35 WIB

Ekulibrium Pandemi dan Infodemi Covid-19

Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:00 WIB

Upaya Menegasi Esensi Reformasi 1998

Selasa, 22 Juni 2021 | 09:00 WIB
X