• Senin, 20 September 2021

Bahaya! Food Crisis Ancam Indonesia

- Rabu, 13 Mei 2020 | 11:00 WIB
IMG-20200513-WA0021
IMG-20200513-WA0021


Strategi.id - Memang saat ini krisis pangan sudah di depan mata. Pertama kita masih bergantung pada permintaan impor 2 juta ton beras.





Nah, dengan pemberlakuan PSBB lantaran Covid-19 otomatis lahan pertanian terbengkalai. Dan saat ini tersisa 7,1 juta hektar atau setiap tahun menyusut.





Ini terbukti saat ini Indonesia mengalami defisiit beras yang terdapat di 7 provinsi bahkan 11 provinsi defisit Jagung.
Memang Kementan mengupayakan produksi beras 6,4 juta ton tpi kondisi pandemi corona ini mustahil ini terwujud.





Ada indikator mengukur stok pangan salah satunya Kemampuan jangka waktu stok pangan. Oleh karena itu, metode measurable and achiavable (pengukuran dan pencapaian) perlu diterapkan agar kita bisa mengetahui jumlah produksi, stok dan komsumsi.





Salah satu Riau yang mengalami defisit beras dan pemerintah menganjurkan warga beralih ke sagu.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Terkini

Kartu Prakerja "Rumah Cokro Raksasa" di Era Digital

Minggu, 19 September 2021 | 20:00 WIB

Proyek Strategis MBTK yang Tersandera

Kamis, 9 September 2021 | 11:30 WIB

Urgensi PPHN dan Visi Indonesia 2045

Sabtu, 4 September 2021 | 08:55 WIB

Keadilan Sosial Sebagai Pondasi Kemajemukan

Kamis, 2 September 2021 | 08:20 WIB

Konsolidasi Demokrasi di Era Pandemi

Rabu, 1 September 2021 | 10:35 WIB

Ekulibrium Pandemi dan Infodemi Covid-19

Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:00 WIB
X