• Sabtu, 18 September 2021

Mei 1998, Sejarah Yang Terhutang

- Kamis, 21 Mei 2020 | 13:00 WIB
IMG_20200521_124858
IMG_20200521_124858


Strategi.id - 22 tahun genap berlalu sejak peristiwa Mei 1998. Sebuah peristiwa kolosal yang mempergelarkan ribuan mahasiswa dalam sebuah orkestrasi massa untuk menghentikan denyut nadi sebuah rezim diktator otoritarian yang fasis dan despotis dengan menggagalkan upaya Soeharto untuk menjadikan dirinya terpilih kembali sebagai Presiden.





Mahasiswa ketika itu tahunya hanya bergerak untuk membuat Soeharto tidak lagi jadi Presiden, tak lebih. Tak ada agenda apapun selain itu. Bahkan sebutan gerakan reformasi yang kerap disematkan pada peristiwa 98 pun juga bukan bikinan mahasiswa. Itu bikinannya Amin Rais.





Selugu dan senaif itu mahasiswa bergerak dengan berbekal kajian-kajian diskusi yang diwarnai oleh berbagai paradigma berpikir dari yang paling kiri hingga yang paling kanan semua ditaruh di atas meja cincang untuk membedah dan mendedah berbagai persoalan kehidupan bertanah-air, berbangsa dan bernegara; lengkap dengan seduhan kopi, beberapa batang rokok dan sepanci mi instan yang dinikmati ramai-ramai.





Rasanya tak perlu lagi romantisme kisah 22 tahun yang lalu diceritakan kembali seperti seorang pensiunan yang duduk di kursi goyang sambil berkisah penuh semangat tentang kesuksesannya di masa muda, layaknya penderita Post Power Syndrome. Lagi pula sudah terlalu banyak kisah-kisah yang menceritakan kronologis peristiwa detik per detiknya dengan berbagai versinya. Para pelakunya pun masih hidup, bahkan mungkin banyak dari mereka yang sudah berkhianat jadi makhluk-makhluk politik pemuja kekuasaan dengan ikut masuk di ruang-ruang kekuasaan seolah atas nama perjuangan yang dulu mereka usung.





Gerakan mahasiswa ketika itu adalah gerakan moral yang sama sekali tidak punya motif politik dan motif ekonomi yang bertujuan, bahkan berpikir mengambil alih kekuasaan untuk berkuasa.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Terkini

Proyek Strategis MBTK yang Tersandera

Kamis, 9 September 2021 | 11:30 WIB

Urgensi PPHN dan Visi Indonesia 2045

Sabtu, 4 September 2021 | 08:55 WIB

Keadilan Sosial Sebagai Pondasi Kemajemukan

Kamis, 2 September 2021 | 08:20 WIB

Konsolidasi Demokrasi di Era Pandemi

Rabu, 1 September 2021 | 10:35 WIB

Ekulibrium Pandemi dan Infodemi Covid-19

Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:00 WIB

Upaya Menegasi Esensi Reformasi 1998

Selasa, 22 Juni 2021 | 09:00 WIB
X