Kultum Anti Korupsi : Tak Ubahnya Perampokan, Korupsi Tentu Merugikan Banyak Orang

- Selasa, 19 April 2022 | 18:00 WIB
Ilustrasi Kultum anti korupsi yang dikeluarkan oleh KPK menjadi buku saku selama Ramadan Komisi Pemberantas Korupsi (Cahiwak dari pixelbay)
Ilustrasi Kultum anti korupsi yang dikeluarkan oleh KPK menjadi buku saku selama Ramadan Komisi Pemberantas Korupsi (Cahiwak dari pixelbay)

STRATEGI.ID - Sebagaimana sudah maklum bahwa korupsi merupakan perbuatan tercela. Perbuatan ini dikategorikan sebagai perbuatan buruk karena mempunyai dampak terhadap orang lain, yaitu kerugian khususnya dalam hal materi.

Pelaku perbuatan ini, secara umum, seringkali dicontohkan oleh para pejabat publik yang menempati jabatan-jabatan sentral.

Hal tersebut berdampak pada kerugian banyak sektor. Mulai dari melambatnya pertumbuhan ekonomi negara, menurunnya investasi, meningkatnya kemiskinan, meningkatnya ketimpangan pendapatan, serta korupsi juga dapat menurunkan tingkat kebahagiaan masyarakat.

Baca Juga: Marc Klok Jadi Pemain Naturalisasi ke-7 Persib Bandung

Inilah sekian contoh kerugian akibat dari perbuatan korupsi.

Bahkan kalau ditarik lebih jauh lagi, dampak negatif dari korupsi adalah cideranya demokrasi yang telah dibangun dan disepakati sebagai sistem negara.

Kepercayaan masyarakat akan semakin berkurang sehingga tidak sedikit dari mereka yang memilih untuk bersikap acuh terhadap negaranya.

Jika hal ini sampai terjadi, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul kemungkinan terburuk berupa hancurnya kedaulatan rakyat.

Baca Juga: Manfaat dan Cara Kosumsi Daun Nafa Putih dan Kurma Kering, yang Salah Satunya Berguna Memperkuat Kandungan

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaat Ubi Cilmebu untuk Kesehatan

Senin, 23 Mei 2022 | 09:00 WIB
X