• Minggu, 4 Desember 2022

Studi Terbaru, Olahraga dengan Waktu 150 Menit akan Menurunkan Resiko Kematian

- Senin, 26 September 2022 | 11:11 WIB
Ilustrasi Joging. Selain diet, olahraga menjadi salah satu strategi paling umum yang digunakan oleh mereka yang mencoba menurunkan berat badan. (Dok. Pixabay.com)
Ilustrasi Joging. Selain diet, olahraga menjadi salah satu strategi paling umum yang digunakan oleh mereka yang mencoba menurunkan berat badan. (Dok. Pixabay.com)

STRATEGI.ID - Penelitian baru tentan studi ekstensif merilis bahwa berolahraga dengan waktu 150 menit akan sangat mungkin menurunkan resiko kematian, Senin (26/9/22)

Penelitian itu dilakukan terhadap Kajian Kesehatan Perawat dan Kajian Lanjutan Tenaga Kesehatan (1988-2018). Mereka diminta untuk menjawab kuesioner dengan laporan diri rinci tentang aktivitas fisik.

Penelitian itu terbilang cukup lama, karena membutuhkan waktu lebih dari 30 tahun dengan jumlah 116 orang yang menjadi sempel.

Baca Juga: Kehadirnnya Sangat Bermanfaat, Anggaran BMKG Diminta untuk Ditambahkan

Seperti dilansir dari laman Times of India, Senin (26/9/2022), studi penelitian berjudul “Long-Term Leisure-Time Physical Activity Intensity and All-Cause and Cause-Specific Mortality: A Prospective Cohort of US Adults”, seperti dikutp Strategi.id dari PMJNews.com, Senin 26 September 2022

Studi ini diterbitkan pada Juli 2022 di Circulation, jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lippincott Williams & Wilkins untuk Asosiasi Jantung Amerika.

Perlu dicatat bahwa penyakit jantung adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia dan bertanggung jawab atas lebih dari 30% kematian.

Baca Juga: Quotes Penyemangat Hari Senin yang Membuat Kamu Optimis

Para peneliti menemukan bahwa aktivitas fisik, bahkan dalam durasi sedang, mengurangi risiko semua penyebab kematian. Studi tersebut melihat penurunan risiko kematian pada orang-orang yang melakukan aktivitas fisik 150-599 menit per minggu.

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X