• Minggu, 28 November 2021

Lembaga AS AidData Mengungkapkan 'Utang Tersembunyi' Indonesia ke China Rp226 T

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:30 WIB
Gambar Ilustrasi Utang Indonesia ke China (moerschy dari Pixabay )
Gambar Ilustrasi Utang Indonesia ke China (moerschy dari Pixabay )

STRATEGI.ID -China sebagai sebuah negara adikuasa baru memiliki kekuatan pendanaan yang sangat besar. Perlu diketahui sebelumnya China bisa memberi utang untuk pembangunan dua kali lebih banyak dibandingkan AS dan negara-negara besar lainnya, menurut sebuah penelitian.

Pinjaman ini sebagian besar berasal dalam bentuk bunga tinggi yang berisiko dari bank-bank milik pemerintah China.

Pemberian pinjaman China ini memang mengejutkan masyarakat dunia saat ini sebab  sebelumnya China menerima bantuan dari negara lain, tapi sekarang situasinya berbalik.

Baca Juga: Pemerintah Beri Keringanan Utang di Masa Pandemi

Hasil riset AidData mengungkapkan, Indonesia memiliki ‘utang tersembunyi’ ke China sebesar 17,28 miliar dolar AS atau setara Rp266 triliun.

Jumlah itu disebut untuk mendanai berbagai proyek, terutama terkait pembuatan jalur sutera bernama Belt and Road Initiative (BRI) yang diinisiasi Presiden Xi Jinping.

Menurut lembaga yang bermarkas di AS tersebut, utang tersembunyi lantaran utang yang diberikan China tidak diberikan pemerintah, melainkan melalui perusahaan negara (BUMN), bank milik negara, hingga perusahaan patungan dan lembaga sektor swasta.

Baca Juga: Besaran Utang Luar Negeri Masih Terkendali

Ini terjadi terutama sejak era BRI pada 2013 lalu. “70 persen dari pinjaman luar negeri China diarahkan ke perusahaan milik negara, perusahaan patungan, dan lembaga sektor swasta,” terang laporan AidData bertajuk “Banking on the Belt and Road” dikutip pada Senin (4/10/2021).

Akibatnya, utang ini tidak akan masuk dalam sistem pelaporan utang yang dibuat oleh lembaga keuangan dunia seperti Bank Dunia maupun Dana Moneter Internasional (IMF).

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wamenkeu: EBT Adalah Masa Depan, Bukan Pilihan

Minggu, 14 November 2021 | 20:00 WIB

Geram, Penggemar Kritik Pedas Sinetron Ikatan Cinta

Selasa, 2 November 2021 | 12:00 WIB

Menhub Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Sanur Bali

Minggu, 31 Oktober 2021 | 18:00 WIB
X