• Minggu, 28 November 2021

Tax Amnesty Jilid II Bebaskan Pengemplang Pajak dari Jerat Hukum

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 22:15 WIB
Ilustrasi Tax amnesty surga buat pengemplang pajak lari dari hukum  (Alexas_Fotos / pixelbay.com)
Ilustrasi Tax amnesty surga buat pengemplang pajak lari dari hukum (Alexas_Fotos / pixelbay.com)

STRATEGI.ID - UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) disinyalir memberi angin segar bagi para pengemplang pajak dengan adanya kebijakan tax amnesty jilid II melalui program pengungkapan sukarela atau PPS yang akan berlaku pada 2022 mendatang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan program pengungkapan sukarela wajib bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak.

Seluruh aturan legislasi di dalam negeri dan kerjasama internasional diperkuat untuk mempersempit probabilitas masyarakat atau wajib pajak dan pengusaha untuk bisa melakukan penghindaran pajak.

Baca Juga: Presiden Dan Rombongan Tinjau Hutan Mangrove di Bali

Tax Amnesty Jilid II ini juga, kata Sri Mulyani untuk bisa memberikan kesempatan peserta Tax Amnesty Jilid I yang belum melaporkan harta kekayaannya sebelum 31 Desember 2015, untuk terhindar dari upaya hukum.

"Maka kami memberikan pengungkapan sukarela sebagai satu kesempatan sebelum langkah-langkah law enforcement dilakukan sesuai diatur dalam UU HPP ini " jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers, Kamis (7/10/21) malam

Baca Juga: Rambut Rontok? Keramas Pakai Campuran Kopi Ini Viral di Tiktok

Walaupun buat sebagian kelompok ini dianggap memuat sejumlah terobosan maju di sektor perpajakan, baik dari sisi administrasi maupun kebijakan, demi membangun sistem pajak yang berkeadilan.

Terobosan itu di antaranya penambahan layer (bracket) pajak pertambahan nilai (PPN) orang pribadi sebesar 35 persen bagi orang pribadi yang berpenghasilan Rp5 miliar, penerapan pajak karbon, dan penambahan jenis barang kena cukai.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tetapkan 3.103 Komcad TNI TA 2021

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wamenkeu: EBT Adalah Masa Depan, Bukan Pilihan

Minggu, 14 November 2021 | 20:00 WIB

Geram, Penggemar Kritik Pedas Sinetron Ikatan Cinta

Selasa, 2 November 2021 | 12:00 WIB

Menhub Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Sanur Bali

Minggu, 31 Oktober 2021 | 18:00 WIB
X