• Kamis, 2 Desember 2021

Potensi Rob dan Puncak Hujan di Jakarta, Prediksi Januari-Februari 2022

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:15 WIB
Ilustrasi Banjir Rob Merendam 15.000 Rumah Warga Medan (istimewa)
Ilustrasi Banjir Rob Merendam 15.000 Rumah Warga Medan (istimewa)

STRATEGI.ID -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperkirakan puncak musim hujan dan potensi rob di Ibu Kota pada rentang waktu Januari hingga Februari 2021.

'Dalam mengantisipasi genangan atau banjir maka diperlukan kesiapsiagaan sumber daya di DKI Jakarta,' kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto Rabu (13/10/21).

Baca Juga: Pangdam Kasuari Resmikan Barak Kowad Kodam XVIII Kasuari Papua

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) periode September hingga November 2021 terdapat potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai petir dan angin kencang, katanya.

"Terkait pengerahan potensi sumber daya di Jakarta untuk mengantisipasi puncak musim hujan telah disiagakan sekitar 60 ribu hingga 70 ribu personel termasuk di dalamnya keterlibatan masyarakat dan relawan" ujar Sabdo.

Baca Juga: Polsek Kembangan Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Di Bawah Umur

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa bersiaga menghadapi puncak musim hujan tersebut.

Sedangkan dari sisi pemerintah daerah, telah digelar apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Baca Juga: Menolak Lupa: Mengingat Kekejian Teroris Bom Bali I

Pada apel tersebut dihadiri 1.458 orang terdiri dari TNI dan Polri sebanyak 280 orang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI sebanyak 610 orang, lembaga usaha, relawan penanggulangan bencana dan media sebanyak 568 orang.

Selain itu, pihaknya juga mengerahkan sejumlah peralatan di antaranya mobil operasional sebanyak 111 unit, motor operasional 45 unit, perahu 108 unit, tenda 16 unit, dan enam unit alat berat.

Baca Juga: Menikmati Sensasi Makan Burger Keliling di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Ibu Kota memiliki tiga ancaman saat puncak musim hujan yakni rob di pesisir utara, aliran air dari 13 sungai, dan hujan deras di dalam kota.

Baca Juga: Upayakan Pencegahan Banjir Rob di Ibukota Negara, Pemerintah Ingin Rapikan Fasilitas Pendukung 

Anies menambahkan DKI juga menambah alat ukur curah hujan dari awalnya hanya tersedia di 10 kelurahan menjadi 267 kelurahan di Ibu Kota untuk antisipasi dampak musim hujan.***

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wamenkeu: EBT Adalah Masa Depan, Bukan Pilihan

Minggu, 14 November 2021 | 20:00 WIB

Geram, Penggemar Kritik Pedas Sinetron Ikatan Cinta

Selasa, 2 November 2021 | 12:00 WIB

Menhub Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Sanur Bali

Minggu, 31 Oktober 2021 | 18:00 WIB
X