• Minggu, 23 Januari 2022

Kebijakan Yang Perlu Diperkuat Dalam Pembangunan Rendah Karbon

- Minggu, 7 November 2021 | 15:05 WIB
Kebijakan Yang Perlu Diperkuat Dalam Pembangunan Rendah Karbon (Dok:Bappenas)
Kebijakan Yang Perlu Diperkuat Dalam Pembangunan Rendah Karbon (Dok:Bappenas)

STRATEGI.ID - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan komitmen Indonesia  untuk menerapkan ekonomi hijau dan menyeimbangkan masalah ekonomi, sosial dan lingkungan melalui program pembangunan rendah emisi karbon.

Bappenas telah melakukan latihan untuk mencapai Net Zero Emissions Indonesia. Ada beberapa skenario untuk mencapai Net Zero Emission di Indonesia berdasarkan pilihan tahun: 2045, 2050, atau 2060.

Baca Juga: AirNav Indonesia Apresiasi Java Balloon Festival Dijadikan Studi Kasus Disertasi

"Pemerintah juga sangat berhati-hati dalam mempertimbangkan pemilihan tahun dalam mencapai Net Zero Emission. Karena, hal ini akan berimplikasi pada pola pembangunan dan pilihan kebijakan yang harus diterapkan," ujar Suharo Monoarfa, kepada media, Minggu (7/11/21).

Suharso Monoarfa menyebutkan, untuk mendukung pencapaian Net Zero Emission, terdapat beberapa kebijakan pembangunan rendah karbon yang ada perlu diperkuat.

Baca Juga: Pentingnya Pelurusan Sejarah Bagian dari Penghargaan Kita terhadap para Pahlawan

"Pertama, sektor energi perlu mengurangi konsumsi energi sekaligus mempercepat transisi menuju energi terbarukan dan kendaraan listrik," ujar Suharso Monoarfa.

Suharso Monoarfa mengatakan, kedua adalah teknologi memainkan peran penting dalam skenario Net Zero Emissions. Salah satu kebijakan yang dianggap bermanfaat adalah penerapan Carbon Capture and Storage (CCS) dan beralih ke bahan bakar hidrogen.

Baca Juga: PLN Dukung Indonesia Pimpin Perdagangan Karbon Global

"Ketiga, sektor pertanahan perlu melestarikan penyerap karbon melalui reboisasi hutan dan lahan gambut, rehabilitasi mangrove, pencegahan deforestasi, dan pencegahan kebakaran," ucap Suharso Monoarfa.

Halaman:

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bandara Halim Perdanakususma ditutup mulai 26 Januari

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:00 WIB
X