• Minggu, 23 Januari 2022

Wamenkeu: EBT Adalah Masa Depan, Bukan Pilihan

- Minggu, 14 November 2021 | 20:00 WIB
Wamenkeu: EBT Adalah Masa Depan, Bukan Pilihan (Foto: kemenkeu)
Wamenkeu: EBT Adalah Masa Depan, Bukan Pilihan (Foto: kemenkeu)

STRATEGI.ID - Melalui pemanfaatan energi baru terbarukan, khususnya panas bumi, Suahasil menyampaikan bahwa GeoDipa telah melakukan langkah strategis untuk menyelamatkan bumi. Ini dikarenakan sumber energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan serta operasinya yang berkelanjutan.

EBT itu adalah energi hari ini dan masa depan, bukan pilihan. Indonesia memang harus beralih ke EBT untuk listrik. Geothermal yang dikerjakan GeoDipa adalah bagian dari energi terbarukan tersebut,” ujar Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dalam kunjungannya ke PLTP Small Scale Dieng 10 MW, Sabtu (13/11/21). 

Baca Juga: Resep Sukses Program Kartu Prakerja: Produk Hebat dan Tim Hebat

Namun demikian, Suahasil menjelaskan bahwa untuk melakukan percepatan pengembangan pemanfaatan energi panas bumi, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat, baik dari Badan Usaha, Pemerintah Daerah, maupun Pemerintah Pusat. Suahasil juga meminta kepada Badan Usaha di bawah Kementerian Keuangan, atau Special Mission Vehicle (SMV) untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi guna mempercepat pencapaian target yang telah ditetapkan.

“Kita teruskan pekerjaan kolaborasi SMV ini, memberikan support, connecting dengan masyarakat. Saya titip betul supaya tidak menjadi proyek yang berdiri sendiri-sendiri,” kata Suahasil Nazara.

Baca Juga: Pedulilindungi akan Menjadi Platform Bayar Asuransi dan Layanan Rumah Sakit

Direktur Utama GeoDipa, Riki Firmandha Ibrahim, menuturkan bahwa GeoDipa terus menjalin kolaborasi dan sinergi dengan SMV, Badan Usaha, serta Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Pusat guna meningkatkan manfaat yang lebih besar dengan keberadaan GeoDipa di seluruh wilayah kerjanya.

“Semoga kita bisa terus berkolaborasi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI”), dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) untuk pengembangan Dieng, Chandradimuka, Patuha 3, Patuha 4 dan seterusnya hingga unit 7, serta penugasan pemerintah lainnya,” tutur Suahasil Nazara.

Baca Juga: Olahraga Berlebihan Bisa Menyebabkan Daya Tahan Tubuh Melemah

Seperti diketahui, GeoDipa mendapatkan penugasan pemerintah dalam melakukan pengelolaan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) lainnya di Candi Umbul Telomoyo (40 MW), Arjuno Welirang (110 MW). Selain itu, GeoDipa juga akan menjalankan penugasan pemerintah untuk proyek Government Drilling di Jailolo, Wae Sano, Nage, dan Bituang bersama PT SMI.

Halaman:

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bandara Halim Perdanakususma ditutup mulai 26 Januari

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:00 WIB
X