• Minggu, 23 Januari 2022

Varian Omicron Sudah Tersebar ke Wilayah Barat, Uni Eropa Memperketat Pelancong Masuk ke Wilayahnya

- Senin, 29 November 2021 | 17:00 WIB
Negara-negara Uni Eropa mulai membatasi perjalanan dari Afrika Selatan  akibat ditemukannya Covid varian Omicron ((Pexels/Anna Shvets))
Negara-negara Uni Eropa mulai membatasi perjalanan dari Afrika Selatan akibat ditemukannya Covid varian Omicron ((Pexels/Anna Shvets))

STRATEGI.ID - Banyaknya kasus dari Covid  varian Omicron mulai tersebar ke berbagai belahan dunia, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mulai memberikan pengarahan kepada timnya.

Covid Varian Omicron di AS belum ditemukan kasusnya oleh Pusat Pengendali dan Pencegah Wabah yang terjadi di wilayah sekitar.

Dr. Anthony Fauci selaku Kepala Penasihat Medis untuk presiden AS mengungkapkan, bahwa Covid varian Omicron tidak dapat dihindari apabila di kemudian hari akan ada kasus yang terkonfirmasi di beberapa titik.

Baca Juga: Puan Maharani Dorong Negara Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Varian terbaru dari COVID-19 tersebut saat ini sudah teridentifikasi di beberapa negara wilayah Eropa.

Inggris, Italia, Jerman, Belgia, Israel, dan Belanda telah mengonfirmasi adanya varian baru tersebut.

Australia dan Hong Kong telah mengumumkan adanya varian baru Omicron yang terjadi di wilayahnya.

Baca Juga: KI Pusat: Sinergitas Dalam KIP Mewujudkan Good Governance

Para ilmuwan belum yakin darimana varian tersebut berasal. Namun, mutasi virus tersebut pertama kali diidentifikasi oleh para ilmuwan yang berada di Afrika Selatan.

WHO menganggap varian Omicron ini telah menjadi perhatian sejak hari Jumat lalu, 26 November 2021 dikarenakan dengan penyebarannya yang terjadi begitu cepat.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bandara Halim Perdanakususma ditutup mulai 26 Januari

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:00 WIB
X