• Jumat, 20 Mei 2022

Ahmad Doli: Pemindahan IKN, Sama Halnya Berbicara Mengenai Visi dan Masa Depan Bangsa dan Negara

- Senin, 17 Januari 2022 | 23:00 WIB
Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat mengikuti serap aspirasi di Balikpapan (Erman/nvl)
Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat mengikuti serap aspirasi di Balikpapan (Erman/nvl)

 

STRATEGI.ID - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, ketika membicarakan masalah pemindahan IKN sama halnya dengan membahas masa depan bangsa. Hal yang sama berlaku ketika pendiri para bangsa ini menjadikan Jakarta sebagai ibu kota negara di masa lampau.

Hal tersebut disampaikan Doli usai serap aspirasi Tim Kunker Pansus RUU IKN DPR RI dengan kesultanan, para tokoh, LSM dan organisasi masyarakat se-Kalimantan Timur, di Balikpapan baru-baru ini. Dimana, disampaikan Doli bahwa pemindahan IKN bukanlah hal yang baru bagi bangsa ini.

“Indonesia sendiri pernah mencetuskan hal ini saat zaman Presiden Soeharto. Waktu itu kita mau pindah ke Jonggol. Itu juga (pemindahan IKN) dilakukan oleh beberapa negara yang lain. Artinya, ketika kita bicara tentang pemindahan IKN, sama halnya kita berbicara mengenai visi dan masa depan bangsa dan negara,” ucap Doli.

Baca Juga: Pasca Tampil Bareng Kate Middleton, Musisi Tom Walker Banyak Dipuji

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menerangkan, pertumbuhan penduduk Indonesia saat ini relatif cepat, bahkan bisa mencapai 1 persen dalam setahun.

Dari jumlah penduduk yang mencapai 275 juta jiwa, sangat tidak sebanding jika epicentrum dunia kerja Indonesia yang ada di Jakarta dan di Pulau Jawa.

“Orang berlomba-lomba kalau mau berkehidupan, pasti ke Jakarta atau ke Jawa. Ke depan Jakarta dan Jawa itu tidak akan mampu lagi menampung pertambahan penduduk yang berlomba-lomba datang ke sana untuk mencari penghidupan yang layak. Maka dari itu, kita harus membuat episentrum baru atau magnet baru di luar Jakarta dan Jawa,” terangnya.

Ketua Komisi II DPR RI itu berharap, kedepan, masyarakat dunia tidak hanya mengenal Jakarta, Jawa atau Bali saja, namun juga mengenal Penajam Paser Utara, Medan Jayapura dan daerah lainnya sebagai episentrum baru pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan wilayah Indonesia.

Baca Juga: 6 Handphone Dengan Jaringan 5G Yang Bisa Jadi Pilihan Anda!

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penampilan Nyentrik Striker Bali United

Selasa, 8 Maret 2022 | 19:15 WIB
X