Luhut Binsar Pandjaitan Dilaporkan di Polda Metro Jaya

- Rabu, 23 Maret 2022 | 20:17 WIB
Ilustrasi Luhut Binsar Panjaitan Dalam Memimpin Rapat Covid-19 (Luhut Binsar Panjaitan)
Ilustrasi Luhut Binsar Panjaitan Dalam Memimpin Rapat Covid-19 (Luhut Binsar Panjaitan)

STRATEGI.ID-Koalisi Masyarakat Sipil melaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ke Polda Metro Jaya atas dugaan gratifikasi.

"Kami bersama koalisi masyarakat sipil akan melakukan pelaporan ke SPKT terkait dengan dugaan tindak pidana gratifikasi," ucap Ketua Bidang Advokasi dan Jaringan YLBHI Zainal Arifin di Polda Metro Jaya, dikutip dari Pikiran-rakyat.com dari PMJ News pada Rabu, 23 Maret 2022.

Direktur Utama Lokataru Haris Azhar turut mendampingi para pelapor. Haris Azhar merupakan salah satu tersangka kasus pencemaran nama baik yang dilayangkan pihak Luhut Pandjaitan.

Kepala Divisi Hukum KontraS Andi M Rezaldy mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah barang bukti dalam laporan gratifikasi tersebut. Barang bukti yang akan diserahkan salah satunya berupa dokumen.

Baca Juga: Puan Maharani: Tugas Pemimpin Bangsa untuk Siapkan Generasi Penerus yang Lebih Baik

"Untuk bukti berbagai dokumen kami bawa untuk menjadi bahan atau dasar laporan kami. Berbagai dokumen hukum," kata Andi.

Laporan tersebut tidak hanya ditujukan pada Luhut Binsar Pandjaitan, namun juga ke beberapa perusahaan-perusahaan tambang yang lain.

Di sisi lain, Luhut Pandjaitan mengaku tidak khawatir akan adanya laporan tersebut. Juru Bicara Menko Marves, Jodi Mahardi, mengatakan bahwa bosnya itu sama sekali tidak memiliki bisnis tambang di Papua.

Baca Juga: Pemprov DKI Gelar FGD Grand Design Pengembangan Ekonomi Kreatif di Jakarta

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Debut Yang Baik Untuk Tiga Pemain Baru Bali United

Selasa, 14 Juni 2022 | 12:54 WIB

3 Pilar PSS Sleman Sudah Kembali Bergabung

Sabtu, 11 Juni 2022 | 10:02 WIB
X