• Minggu, 26 September 2021

Bendungan Semantok Bakal Jadi Terpanjang Di Asia Tenggara

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 11:00 WIB
IMG-20210803-WA0124
IMG-20210803-WA0124

Strategi.id - PT Brantas Abipraya (Persero) memperkukuh posisinya sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi yang unggul dalam membangun bendungan, selain sedang menggarap bendungan tertinggi di Asia Tenggara yaitu Bendungan Bener, saat ini pun Brantas Abipraya juga tengah merampungkan bendungan terpanjang di Asia Tenggara yakni Bendungan Semantok yang terletak di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Bendungan ini pun ditargetkan selesai pada tahun 2022 mendatang.

“Iya proyek ini ditargetkan selesai tahun depan, karena nantinya Bendungan Semantok diproyeksikan akan memperkuat ketahanan air dan pangan di Nganjuk dan sekitarnya,” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, dalam siaran persnya, Selasa (03/08/21).

Anas menjelaskan, bahwa bendungan yang bakal menjadi yang terpanjang se-Asia Tenggara ini memiliki panjang mercu bendungan 3.100 meter. Bendungan bertipe urugan random tanah tipe zonal dengan inti tegak ini memiliki tinggi 31,56 meter. Nantinya pun bendungan ini dapat menampung air dengan total volume tampung 32,67 juta meter kubik dan luas area genangan 365 hektar, sehingga nantinya saat musim kemarau bendungan ini dapat menyuplai air.

"Jadi masyarakat tak perlu lagi ketakutan akan tertimpa kekeringan di area persawahannya. Hal ini pun juga dapat meningkatkan produktifitas pertanian, karena dapat mengairi irigasi ke hamper 2.900 hektar lahan sawah," ungkap Anas.

Tak hanya itu, kehadiran Bendungan Semantok juga dapat memberikan manfaat sebagai pengedali banjir, karena daya tampungnya yang besar hal ini membuat bendungan dapat menahan air yang berlimpah saat musim hujan. Nantinya pun juga berpotensi sebagai penyedia air baku sebanyak 312 liter per detik.

“Selain itu, adanya Bendungan Semantok juga dapat mengurangi risiko banjir 137 meter kubik per detik. Dengan diselesaikannya Bendungan Semantok ini nanti, harapannya dapat menambah daftar bendungan karya Brantas Abipraya di Jawa Timur, setelah diresmikannya Bendungan Tukul oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Pacitan awal tahun ini,” tegas Anas.

Brantas Abipraya sangat serius dalam membangun infrastruktur Indonesia, hal ini didukung dengan SDM (Sumber Daya Manusia) yang sangat kompeten. Keseriusannya pun dibuktikan BUMN konstruksi ini dalam membangun serta mengembangkan SDM yang dimiliki. Hal ini ditunjukkan Brantas Abipraya dengan berprestasi meraih penghargaan pada ajang Human Capital Resilience Excellence Award 2021.

Editor: Bobby San

Terkini

X