Menparekraf Dorong Produk Indonesia Digunakan Selama Haji dan Umrah

- Jumat, 2 Desember 2022 | 20:55 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno dalam pertemuannya dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al Rabiah beberapa waktu lalu di sela kegiatan
Menparekraf Sandiaga Uno dalam pertemuannya dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al Rabiah beberapa waktu lalu di sela kegiatan

STRATEGI.ID - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menginginkan lebih banyak produk-produk ekonomi kreatif Indonesia dikonsumsi selama penyelenggaraan haji dan umrah.

Menurut Menparekraf, jamaah asal Indonesia maupun seluruh dunia dapat produk asal Indonesia, seperti fesyen atau kuliner.

"Salah satu yang menarik adalah pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi. Di mana kita menjajaki pentingnya produk-produk ekonomi kreatif Indonesia lebih banyak digunakan dalam prosesi haji dan umrah," ujar Sandiaga Uno dalam keterangannya, Jumat, 2 Desember 2022.

Baca Juga: Pemilu 2024, Presiden: Kedepankan Politik Adu Gagasan, Bukan Adu Domba

Sebelumnya, Menparekraf bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al Rabiah di sela kegiatan "World Travel and Tourism Council" di Riyadh, Arab Saudi, beberapa waktu lalu.

Arab Saudi terus meningkatkan kunjungan wisatawan, salah satunya dengan kegiatan haji dan umrah untuk mencapai target 100 juta per tahun.

"Ini berarti kebutuhan produk-produk ekonomi kreatif Indonesia mulai dari kuliner, fesyen ini sangat tinggi. Oleh karena itu pertemuan ini menjadi krusial karena beliau (Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saud) juga menginginkan kemitraan yang komprehensif," jelasnya.

"Di mana bukan hanya produk-produk Indonesia di bidang kuliner yang bisa dinikmati oleh jamaah Indonesia tapi juga bisa ditawarkan sebagai sarana untuk jamaah dari negara-negara lain. Selain itu juga produk-produk fesyen yang bisa menjadi produk unggulan," katanya.

Baca Juga: Cek Fakta: Bermain HP Dekat Kompor Bisa Meledak Padahal Informasi yang Menyesatkan

Dia menjelaskan, saat ini ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia ditopang oleh subsektor fesyen. Dengan total lebih dari 66 persen.

Halaman:

Editor: Berry Nuryaman Hariyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X