Wiwas Tempeh Hadir di Kota Huston Membawa Makanan Tradisional Tempe yang Ikonik ke Setiap Keluarga Amerika

- Jumat, 25 Maret 2022 | 08:14 WIB
Tempe berasal dari Pulau Jawa, Indonesia, berabad-abad yang lalu. Sebagai individu yang besar di Indonesia, pemilik Wiwas Tempe sangat bersemangat untuk membawa makanan tradisional “tempe” ikonik ini ke setiap keluarga di Amerika Serikat; bangsa yang memiliki keragaman budaya. (https://wiwastempeh.com/)
Tempe berasal dari Pulau Jawa, Indonesia, berabad-abad yang lalu. Sebagai individu yang besar di Indonesia, pemilik Wiwas Tempe sangat bersemangat untuk membawa makanan tradisional “tempe” ikonik ini ke setiap keluarga di Amerika Serikat; bangsa yang memiliki keragaman budaya. (https://wiwastempeh.com/)

STRATEGI.ID - Buat anda yang belum tahu bahwa Tempe saat ini sudah mendunia,hal inilah yang menjadi kebangaan buat Bangsa Indonesia yang mengenalkan Tempe ke dunia.

Ini juga yang menjadi dasar Asosiasi Pengrajin Tempe Wilayah Pantai Timur Amerika Serikat (East Coast Tempeh Makers Association-ECTMA) menyambut baik dan mendukung sepenuhnya rencana pengusulan tempe menjadi salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia untuk masuk ke dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH)-UNESCO.

Dengan masuknya tempe sebagai WBTB (Intangible Cultural Heritage) UNESCO, tidak hanya akan menjadikan tempe diakui sebagai WBTB UNESCO asal Indonesia, namun juga akan dapat membantu mengangkat nilai ekonomi tempe sebagai produk berbahan dasar nabati (plant-based food) yang saat ini sudah mulai banyak digemari oleh masyarakat dunia khususnya masyarakat pecinta plant-based food.

Baca Juga: Belum Puas, Bali United Tegaskan Bertanding Untuk Menang

Dukungan ini seiring dengan keberhasilan Dispora Indonesia doi Amerika untuk mengembangkan produksi dan penjualan tempe di belahan AS.

Seiring dengan semakin berkembangnya tren vegetarian dan vegan, semakin banyak pula anggota masyarakat yang ingin beralih pada makanan sehat berbasis nabati.

Tren demikian memungkinkan semakin lebarnya peluang untuk memperkenalkan dan memperluas pasar tempe yang memiliki cita rasa, warna, aroma, dan tekstur seperti yang biasa ditemukan di Indonesia.

Baca Juga: Persiapan Tim Bali United Jelang Hadapi Persebaya Surabaya

Karena kerinduan akan tempe otentik Indonesia dan prospek popularitas yang semakin berkembang itulah, beberapa anggota diaspora Indonesia membuka usaha sebagai pengusaha tempe di Amerika.

Pembuatan tempe di belahan bumi utara seperti di Amerika sangat menantang karena empat musim dengan cuaca ekstrem, terutama selama musim dingin ketika kelembaban tidak menentu dan suhu udara sering mencapai titik di bawah nol derajat Celcius.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Sumber: VOA Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Makna dan Sejarah, Makan Ketupat di Hari Lebaran

Senin, 25 April 2022 | 11:46 WIB

Apa Si Ngabuburit di Bulan Ramadhan?

Minggu, 3 April 2022 | 14:56 WIB

Sayur Bayam Menjadi Menu Yang Pas Untuk Sahur

Sabtu, 2 April 2022 | 18:23 WIB

Asal Usul Nikmatnya Nasi Uduk

Senin, 14 Februari 2022 | 09:18 WIB
X