• Kamis, 2 Desember 2021

Papua Memanas, Prajurit TNI Gugur Saat Evakuasi Jenazah Gabriella Meilani

- Selasa, 21 September 2021 | 16:05 WIB
TNI Evakuasi Nakes di Papua (istimewa)
TNI Evakuasi Nakes di Papua (istimewa)

STRATEGI.ID - Seorang prajurit TNI dikabarkan gugur akibat ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Adapun kejadian tersebut pada saat akan mengevakuasi jenazah suster Gabriella Meilani, hari ini.

Prajurit TNI yang gugur dalam tugas  bernama Pratu TNI Ida Bagus Putu tewas pada pukul 07.00 WIT di Pos Kiwirok, saat bersiaga mengawal pasukan yang mengevakuasi jenazah Gabriella.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria membenarkan peristiwa tewasnya prajurit TNI. “Betul, nanti kita akan informasikan lebih rinci lagi,” ujarnya dalam kerterangan resmi, hari ini.

Baca Juga: Nakes Di Papua Minta Perlindungan Komnas HAM dan Mengaku Masih Trauma

Sebelumnya diketahui, aksi KKB hingga saat ini masih terus berlangsung. Sebelumnya kelompok tersebut juga melakukan penyiksaan terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes) hingga dilempar ke jurang dan menewaskan satu nakes.

Dari informasi yang dihimpun terdapat korban tewas atas nama Pratu Ida Bagus Putu tertembak oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) saat melakukan pengamanan helikopter. Bersama empat rekannya yang akan mengevakuasi jenazah Suster Gabriela, pukul 06.53 WIT.

Baca Juga: Bamsoet: Kemana Aktivis HAM dan Aktivis Perempuan di Kasus Pembunuhan Nakes di Papua

Pratu Ida meninggal karena tertembak pada bagian kepala. Pratu Ida ditengarai merupakan anggota Yonif 403/Wirasada Pratista yang berasal dari Ngabang, Kalimantan Barat.

Reza Nur Patria mengatakan, kontak tembak terjadi saat pasukan TNI Polri mengamankan lokasi pendaratan helikopter yang rencananya melakukan evakuasi jenazah Suster Gabriella Meilani.

Baca Juga: Akibat Tindakan KKB, IDI Papua Serukan Perlindungan Terhadap Tenaga Kesehatan Medis

“Satu TNI gugur saat mengamankan proses evakuasi jenazah di Kiwirok. Ini yang menyebabkan evakuasi terhambat. Jenazah prajurit sudah dibawa ke Jayapura bersamaan evakuasi jenazah Suster Gabriella,” kata Reza, Selasa 21 September 2021.

Seperti diketahui prajurit TNI ini gugur saat akan evakuasi jenasah Suster Gabriella Melani yang  merupakan salah satu nakes korban kekejaman Kelompok Separatis Teroris atau yang dikenal juga sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua.

Baca Juga: Dukung Penyelengaraan PON XX Papua, PLN Turunkan Dana Rp313 Miliar Bangun Infrastruktur Kelistrikan

Suster Gabriella Maelani disiksa oleh kelompok hingga terdapat dugaan mengalami pelecehan seksual sebelum akhirnya meninggal. Jenazah Suster Gabriela ditemukan Tim gabungan TNI-Polri di dalam jurang sedalam 300 meter di Distrik Kiwirok.

Baca Juga: Gabriella Maelani

“Untuk mengambil jenazah ini, kami tetap diganggu oleh KST. Padahal evakuasi ini untuk kemanusiaan dan demi menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasdam XII Tpr Ikuti Rapat Paripurna TMMD Ke 42

Kamis, 25 November 2021 | 20:00 WIB

Berantas Teroris di Semua Lembaga

Selasa, 23 November 2021 | 13:30 WIB
X