• Selasa, 5 Juli 2022

Benny Susetyo : Pancasila Bintang Penjuru Kesejahteraan Indonesia

- Sabtu, 30 April 2022 | 14:19 WIB
BENNY SUSETYO: PANCASILA BINTANG PENJURU KESEJAHTERAAN INDONESIA (Ist)
BENNY SUSETYO: PANCASILA BINTANG PENJURU KESEJAHTERAAN INDONESIA (Ist)

STRATEGI.ID-Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, menyatakan keyakinan bahwa Pancasila merupakan ideologi yang menjadi bintang penuntun kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dalam wawancaranya bersama Maarif Institute, yang diunggah dalam Kanal Youtube Maarif Institute, Jumat (29/04/2022).

Benny, sapaan akrabnya, mengawali perbincangan dengan menyatakan bahwa sesungguhnya Pancasila masih diamini dan dilaksanakan dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari.

"Ini terbukti dengan bagaimana masyarakat masih saling gotong royong, bersolidaritas. Contohnya dengan COVID-19, bagaimana masyarakat secara solider menggunakan masker dan bersedia divaksin. Di desa-desa, misalnya, jika ada acara seperti manten, kedukaan, masyarakat masih tolong-menolong membantu mempersiapkan," jelasnya.

Benny menambahkan, bahwa nilai-nilai Pancasila juga butuh untuk dilaksanakan dan diimplementasikan dalam kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Himbauan Lion Air Group: Calon Penumpang Lebih Teliti dan Memahami dalam Proses Pembelian Tiket

"Kita bisa melihat kualitas perbaikkan hidup di luar Pulau Jawa, karena pemerintah mengupayakan pengamalan sila ketiga dan sila kelima Pancasila. Memang tidak sempurna, tetapi ada kemauan (dari pemerintah) agar pancasila menjadi walking dan living ideology. Kita masih berproses menjadi negara," tuturnya.

Saat ditanyakan perihal pandangannya tentang kelompok masyarakat yang mempermasalahkan, bahkan ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi Indonesia, Benny mengemukakan bahwa berbeda pendapat adalah hal yang harus diterima dalam berdemokrasi.

"Kita negara demokrasi, membutuhkan check and balance. Jika ada orang-orang yang menganggap kegagalan tersebut ada, tentu saja kritik diperbolehkan. Kritik itu bagian dari sistem untuk perbaikan, koreksi. Tetapi tidak menggunakan kekerasan, dan kita bisa duduk bersama-sama untuk mencari titik temu, sebuah kesepakatan."

Baca Juga: Mahfud MD : Saya Tak Pernah Bilang TNI Akan Kudeta

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Akan Bentuk Komisi Banding Kode Etik

Rabu, 29 Juni 2022 | 15:15 WIB
X