• Selasa, 5 Juli 2022

Meneladani Sahabat Abu Dzar, Aktivis Anti-Korupsi yang Getol Melancarkan Kritik Kepada Kekhalifahan

- Sabtu, 30 April 2022 | 17:00 WIB
xegxef (pixelbay)
xegxef (pixelbay)

STRATEGI.ID-Salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang getol menyebarkan Gerakan anti-korupsi adalah Abu Dzar. Semasa hidupnya, Abu Dzar diketahui sering melakukan kritik terhadap penyalahgunaan anggaran yang dilakukan kekhalifahan.

Sasaran kritiknya pun tidak tanggung-tanggung. Khalifah Usman bin Affan dan Muawiyah bin Abi Sufyan adalah dua sosok yang pernah dikritik oleh Abu Dzar.

Abu Dzar juga menolak konsep Malul-llah (harta Allah), dan menggantinya dengan konsep Malul Muslimin (Harta kaum muslimi).

Menurutnya, hanya dengan cara itu seorang penguasa tidak semena-mena dalam menggunakan harta rakyat.

Baca Juga: Al-Quran dan Korupsi: Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 188

Pernah suatu Ketika, Abu Dzar mengkritik Khalifah ‘Utsman bin ‘Affan yang memberikan 300.000 dirham (kira-kira setara dengan 45 miliar) kepada Marwan bin Hakam dan 300.000 dirham lagi kepada Al-Harits bin Al-Hakam bin Abi Al-‘Ash.

Karena menurutnya hal itu tidak punya landasan dan tidak dapat dibenarkan, maka Abu Dzar kemudian mengeluarkan statemen teguran, “Gemberikanlah orang-orang yang menimbun harta dengan siksa yang pedih”.

Abu Dzar lalu membaca surat al-Taubah ayat 34;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Akan Bentuk Komisi Banding Kode Etik

Rabu, 29 Juni 2022 | 15:15 WIB
X