• Sabtu, 22 Januari 2022

Lebih Mudah Keluar Kota di Tengah PPKM dengan PeduliLindungi

- Senin, 6 September 2021 | 10:45 WIB
Ilustrasi: Aplikasi PeduliLindungi (Foto: Antara/Zabur Karuru)
Ilustrasi: Aplikasi PeduliLindungi (Foto: Antara/Zabur Karuru)

STRATEGI.ID – Berpergian ke luar kota di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agak sedikit merepotkan. Mereka yang tidak memiliki kebutuhan mendesak dan harus keluar kota, mungkin akan lebih memilih untuk tidak ke mana-mana. Namun bagi mereka yang bekerja dan terpaksa harus keluar kota, penting untuk memperhatikan beberapa hal. Utamanya hal-hal untuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran COVID 19.

Baca Juga: Kebocoran Data Saling Berhubungan Dengan Aplikasi peduliLindungi

Biasanya keluar kota dengan menggunakan transportasi umum seperti pesawat, kereta api ataupun bus, calon penumpang harus mempersiapkan sejumlah dokumen yang dicetak dengan menggunakan kertas. Dokumen tersebut antara lain: hasil pemeriksaan swab pcr atau antigen dan sertivikat vaksin (ada yang mencetak dalam bentuk menyerupai SIM). Namun bagi pengguna kereta jarak jauh dokumen-dokumen tersebut tidak perlu lagi dicetak.

Baca Juga: LBP Minta Destinasi Wisata Siapkan Fasilitas Kesehatan dan Aplikasi PeduliLindungi

Mereka yang hendak berpergian ke luar kota dengan kereja api jarak jauh cukup mengunduh aplikasi PeduliLindungi buatan Telkom dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Aplikasi PeduliLindungi berisi informasi terkini lengkap seputar penanganan COVID 19. Aktivitas pengguna aplikasi tersebut yang berkaitan dengan penanganan COVID 19 juga terekam secara aktual. Seperti vaksinasi yang diikuti, dan aktivitas pengecekan swab PCR atau antigen.

Baca Juga: Kemenhub Dukung Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Seluruh Moda Transportasi

Nah aktivitas-aktivitas tersebut akan terekam di aplikasi PeduliLindungi pada rubrik bernama Paspor Digital. Dokumen vaksinasi dan swab test bisa dilihat atau diperlihatkan dalam rubrik tersebut. Inilah yang memudahkan calon penumpang saat akan berpergian keluar kota menggunakan kereta jarak jauh. Calon penumpang tidak perlu lagi mencetak hasil swab test dan kartu vaksin. Calon penumpang cukup memperlihatkan rekam digital sertifikat vaksin dan hasil swab test terakhir. Kemudahan ini juga sedikit banyak berdampak pada kelestarian lingkungan, karena mengurangi penggunaan kertas (paperless) untuk cetak mencetak dokumen.

Baca Juga: Kominfo Aplikasi PeduliLindungi Aman Dari Hacker

Selain itu ada baiknya sertivikat vaksin tidak dicetak, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian juga dengan hasil swab test, mungkin ada baiknya tempat-tempat yang melayani swab test, melakukan digitalisasi dokumen. Sebagian tempat swab test telah melakukan hal itu, akan lebih baik jika semua bisa ikut melakukan. Digitalisasi dokumen juga merupakan langkah bijak dalam menjaga kelestarian lingkungan, juga upaya maksimal pencegahan penularan COVID 19 melalui sentuhan, salah satunya kemungkinan penularan virus melalui dokumen yang dicetak.

Halaman:

Editor: Suriel Tauruy

Sumber: Strategi.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update DPR RI, Anggota Baleg Kritisi RUU KSDDAHE

Jumat, 21 Januari 2022 | 15:15 WIB

Kader Muda Cantik Demokrat Tersandung Korupsi Termuda

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:57 WIB
X