• Minggu, 19 September 2021

Presiden Jokowi Pada Majelis Rektor PTN: Kembangkan Talenta Mahasiswa

- Selasa, 14 September 2021 | 20:30 WIB
Presiden Jokowi Pada Majelis Rektor PTN: Kembangkan Talenta Mahasiswa  (Dok: setpres)
Presiden Jokowi Pada Majelis Rektor PTN: Kembangkan Talenta Mahasiswa (Dok: setpres)

STRATEGI.ID - Adanya revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, dan pandemi mempercepat gelombang besar perubahan dunia, bahkan menyebabkan tingkat ketidakpastian global menjadi tinggi. Untuk itu, pendidikan tinggi harus memfasilitasi mahasiswanya untuk mengembangkan talentanya dan mengubah pola-pola lama agar dapat mengatasi perubahan dunia yang terjadi.

Pernyataan ini disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Widodo) dalam Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (13/09/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi: Lahirkan Mahasiswa Unggul dan Utuh

“Jangan mahasiswa itu dipagari oleh terlalu banyak program-program studi di fakultas. Fasilitasi mahasiswa sebesar-besarnya untuk mengembangkan talentanya yang belum tentu sesuai dengan pilihan program studi, jurusan, maupun fakultas. Karena kita ingat, pilihan studi jurusan, dan fakultas tidak selalu berdasarkan pada talenta. Dan ketidakcocokan itu kadang-kadang terasa saat kuliah,” ucap Presiden Jokowi.

Bahkan Presiden Jokowi menyebutkan bahwa seseorang bisa berkarir jauh dari ilmu yang didapatkannya pada masa kuliah, seperti yang dialami oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Baca Juga: Wapres: Mahasiswa Harus Miliki Keunggulan Kompetitif Secara Global

“Seorang insinyur Teknik Fisika Nuklir, kemudian menjadi bankir. Tapi nyatanya juga bisa melesat sampai menduduki tangga paling puncak (sebagai) Direktur Utama Bank Mandiri. Melompat lagi jadi Menteri Kesehatan,” kata Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden kembali mengingatkan bahwa saat ini adalah masa transisi perubahan besar dunia yang harus diantisipasi bersama. Untuk itu, mahasiswa harus memahami banyak hal untuk mengatasi perubahan yang terjadi.

Baca Juga: Puan Maharani Ajak Mahasiswa Bantu Wujudkan Era Baru Kejayaan RI Pasca Covid-19

“Mahasiswa harus paham semuanya, paham matematika, paham statistika, paham ilmu komputer, paham bahasa. Dan bahasa itu bukan bahasa Inggris saja, tapi juga bahasa coding,” ujar Presiden.

Halaman:

Editor: Bobby San

Artikel Terkait

Terkini

Difitnah, Youtuber Atta Halilintar Lapor Polisi

Minggu, 19 September 2021 | 08:00 WIB

Bamsoet: Cintailah dah Belilah Produk Dalam Negeri

Sabtu, 18 September 2021 | 15:45 WIB
X