• Kamis, 2 Desember 2021

Akibat Tindakan KKB, IDI Papua Serukan Perlindungan Terhadap Tenaga Kesehatan Medis

- Jumat, 17 September 2021 | 10:35 WIB
Akibat Tindakan KKB, IDI Papua Serukan Perlindungan Terhadap Tenaga Kesehatan Medis (Dok tni.mil/ilustrasi)
Akibat Tindakan KKB, IDI Papua Serukan Perlindungan Terhadap Tenaga Kesehatan Medis (Dok tni.mil/ilustrasi)

STRATEGI.ID - Sehubungan dengan kejadian pembakaran fasilitas kesehatan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Provnsi Papua pada awal pekan ini (13 September 2021) yang mengakibatkan sejumlah tenaga kesehatan terluka dan bahkan ada yang meninggal dunia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua mengecam tindakan aksi tersebut dan menyerukan pernyataan sikap meminta jaminan keamanan dan keselamatan tenaga kesehatan medis demi kelancaran pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Papua.

Baca Juga: Ketua MPR Minta IDI Gencarkan Pelaksanaan Gerakan Dokter Semesta Melawan Covid-19

“Kami meminta kepada pemerintah daerah provinsi Papua beserta TNI-POLRI untuk menjamin keamanan dan keselamatan tenaga kesehatan yang bertugas di seluruh wilayah Papua, juga meminta kepada pemerintah provinsi Papua melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kotamadya/Kabupaten, para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga keamanan para tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas. Kami juga berharap kejadian serupa tidak lagi berulang sehingga tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan dengan tenang tanpa ada tekanan maupun rasa takut," demikian pernyataan tertulis yang ditujukan Ketua IDI Wilayah Papua, dr Donald Aronggear, SpB(K) kepada Gubernur Papua,  Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Dalam jumpa pers virtual yang diadakan oleh Tim Mitigasi IDI dan IDI Wilayah Papua, Dr Donald juga menjelaskan bahwa berkurangnya tenaga kesehatan medis di wilayah manapun di Papua terutama di wilayah pedalaman, akan sangat berdampak terhadap masyarakat Papua terutama yang sedang membutuhkan bantuan kesehatan, terutama di tengah situasi pandemi saat ini.

Baca Juga: Polri Bersama Tenaga Kesehatan di Garda Terdepan Penanganan COVID-19

Pada hari Kamis, 16 September 2021, IDI Papua bersama dengan 250 tenaga kesehatan menggelar aksi berjalan kaki (long march) damai mengelilingi jalan protokol di Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sebagai ungkapan rasa dukacita dan penghormatan bagi Gabriella Meilani, perawat Puskesmas Kiwirok, yang menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Para tenaga kesehatan memasang pita hitam seraya menyalakan 1,000 lilin di sepanjang jalan sebagai tanda duka.

Saat ini, seluruh para tenaga kesehatan yang selamat dari fasilitas kesehatan tersebut dievakuasi ke Jayapura.***

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Kehormatan Banser

Senin, 29 November 2021 | 11:00 WIB
X