• Rabu, 20 Oktober 2021

Covid 19 Masih Tinggi, Kok Bisa WHO Sarankan Sekolah Dibuka Kembali

- Jumat, 17 September 2021 | 11:30 WIB
Ilustrasi - WHO sarankan sekolah dibuka kembali dengan protokol kesehatan yang ketat (alexandra_koch/ pixelbay.com)
Ilustrasi - WHO sarankan sekolah dibuka kembali dengan protokol kesehatan yang ketat (alexandra_koch/ pixelbay.com)

STRATEGI.ID - Pandemi Covid-19 tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir. Saat ini kesadaraan masyarakat untuk melakukan persiapan agar dapat hdup berdampingan dengan Covid-19 adalah sangat penting. Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di sekolah secara terbatas adalah salah satu penyesuaian kebijakan yang dilakukan.

Berdasarkan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengizinkan sekolah di wilayah PPKM Level 3 untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Saat penurunana level 3 PPKM terdapat sejumlah penyesuaian antara lain pelaksanaan pembelajaran tatap muka  di sekolah dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga: Satu Setengah Tahun Berjalan, Program Kartu Prakerja Jangkau 10,6 Juta Penerima Manfaat

Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50%, namun ada beberapa batasan aturan lain yang mengikuti.

Terkait hal itu, Unicef dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong agar seluruh sekolah di Indonesia dapat kembali dibuka dengan aman, sehingga semua anak dapat kembali belajar tatap muka.

Adapun lebih dari 60 juta murid di Indonesia terdampak penutupan sekolah yang dilakukan sejak Maret 2020 akibat pandemi Covid-19, akan tetapi baru 39 persen sekolah yang telah dibuka untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas sejak 6 September 2021.

Baca Juga: Satu Setengah Tahun Berjalan, Program Kartu Prakerja Jangkau 10,6 Juta Penerima Manfaat

Disampaikan melalui perwakilan WHO untuk Indonesia, Paranietharan mengatakan dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi sekalipun, WHO menyarankan agar sekolah kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengusaha Kritik Mangkraknya Lahan PRPP Jawa Tengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:55 WIB

Menparekraf Buka ‘Tour de Gayo’ Di Aceh

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Padangsidimpuan Meraih Penghargaan Kota Layak Anak

Minggu, 17 Oktober 2021 | 22:40 WIB
X