• Rabu, 20 Oktober 2021

Menlu RI Tekankan Pentingnya Berbagi Dosis Vaksin untuk Penanganan Pandemi Global

- Jumat, 17 September 2021 | 16:00 WIB
Menlu RI Tekankan Pentingnya Berbagi Dosis Vaksin untuk Penanganan Pandemi Global  (sumber: setkab)
Menlu RI Tekankan Pentingnya Berbagi Dosis Vaksin untuk Penanganan Pandemi Global (sumber: setkab)

STRATEGI.ID - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menekankan pentingnya mekanisme berbagi dosis atau dose-sharing vaksin Covid-19 dalam upaya penanganan pandemi global.

“Dose-sharing sangat penting dalam mengatasi situasi darurat pandemi saat ini, di mana pasokan vaksin global masih langka, saat di mana kesenjangan akses vaksin masih lebar,” ujarnya dalam keterangan pers terkait kedatangan dukungan vaksin dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Pemerintah Prancis, Jumat (17/09/2021), secara virtual.

Baca Juga: Retno Marsudi Pimpin Pertemuan Menlu ASEAN-Rusia: Dorong Kerja Sama Produksi Vaksin

Terkait kesenjangan tersebut, papar Menlu, kerja sama vaksin multilateral COVAX telah menyampaikan tidak dapat memenuhi target pengiriman dua miliar dosis vaksin hingga akhir tahun ini dan menetapkan tenggat waktu terbaru menjadi kuartal pertama tahun 2022. Arti penting dose-sharing, ungkap Retno, juga digarisbawahi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan negara-negara anggota G20, 5 September lalu.

“(Dirjen WHO) menyebutkan, tiga langkah luar biasa diperlukan saat ini untuk mengatasi kelangkaan dan kesenjangan vaksin. Pertama, queue swapping atau pertukaran antrian dosis antara negara dengan tingkat vaksinasi tinggi dengan [negara dengan tingkat vaksinasi] rendah, termasuk melalui COVAX Facility, kedua mempercepat realisasi dose-sharing, dan yang ketiga transfer teknologi dan know how untuk mendukung produksi vaksin di kawasan lain,” ungkap Menlu.

Baca Juga: Mercy Cristina ,Indonesia Jangan Hanya Jadi ‘Marketplace’ Negara Lain, Mana Vaksin Nusantara?

Lebih lanjut, Menlu RI">Menlu RI pun mengapresiasi komitmen berbagi dosis dari sejumlah negara sahabat. Pada hari ini, Jumat (17/09/2021) dan kemarin, Kamis (16/09/2021) Indonesia menerima pengiriman 2,6 juta dosis vaksin Pfizer dukungan dose-sharing dari AS dan 968 ribu dosis vaksin AstraZeneca dukungan dose-sharing dari Prancis.

“Dose-sharing dari Amerika Serikat dan Perancis ini selain mencerminkan kuatnya kemitraan Indonesia dengan Amerika Serikat dan Perancis, juga merupakan wujud komitmen semua negara untuk terus berkolaborasi menghadapi pandemi ini,” tegas Menlu.

Baca Juga: Indonesia Terima Dukungan Vaksin Pfizer dari AS dan AstraZeneca dari Prancis

Pada kesempatan itu, Menlu RI">Menlu RI juga menegaskan bahwa upaya pemerintah untuk mengamankan kebutuhan vaksin nasional akan terus diperkuat untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Pemerintah menargetkan untuk melakukan  vaksinasi terhadap 208 juta penduduk guna mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengusaha Kritik Mangkraknya Lahan PRPP Jawa Tengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:55 WIB

Menparekraf Buka ‘Tour de Gayo’ Di Aceh

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Padangsidimpuan Meraih Penghargaan Kota Layak Anak

Minggu, 17 Oktober 2021 | 22:40 WIB
X