• Rabu, 20 Oktober 2021

Mendagri Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip Untuk Jaga Daerah Perbatasan

- Jumat, 17 September 2021 | 21:30 WIB
Mendagri Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip Untuk Jaga Daerah Perbatasan (Dok: Kemendagri)
Mendagri Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip Untuk Jaga Daerah Perbatasan (Dok: Kemendagri)

STRATEGI.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) untuk menjaga daerah perbatasan. Gerakan ini terbangun atas kerja sama antara BNPP dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Pencanangan tersebut diresmikan saat momen peringatan HUT ke-11 BNPP yang jatuh pada hari ini, Jumat 17 September 2021.

Mendagri mengatakan, semua kegiatan pengelolaan perbatasan yang menghasilkan dokumen penting bernilai arsip, perlu dijaga sekaligus dirawat. Dokumen tersebut seperti hasil perundingan dan kesepakatan batas negara, titik referensi, serta titik batas negara. Hal ini untuk menjaga kedaulatan negara dan menjadi sumber pembelajaran bagi bangsa serta generasi selanjutnya.

Baca Juga: Patroli Simpatik, TNI Beri Pelayanan Kesehatan dan Bagikan Pakaian Layak Pakai kepada Warga Perbatasan Papua

“(Dokumen ini) sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi kita dan generasi-generasi selanjutnya,” ujar Mendagri saat memberi sambutan pada acara tersebut secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Dengan program ini, lanjut Mendagri, semua dokumen yang dinilai penting dapat diarsipkan secara sistematis dan menggunakan digitalisasi. Mendagri tidak menginginkan satu jengkal pun tanah NKRI hilang atau diambil negara lain karena alasan kelemahan kearsipan dokumentasi. “Kasus Sipadan dan Ligitan beberapa waktu yang lalu adalah bitter lesson, pelajaran pahit bagi kita, dan kita tidak menginginkan ini terjadi lagi,” tegas Mendagri.

Baca Juga: Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Dampingi Ketua DPRD RI Meninjau Pos Lintas Batas Negara di Skouw

Selain untuk menjaga daerah perbatasan negara, pencanangan GNSTA juga untuk mendukung program Reformasi Birokrasi, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya, akuntabel, dan transparan.

Baca Juga: Pentingnya Pembinaan Pengelolaan Arsip UKPD Menjadi Target Sudin Pusip Jakarta Selatan

Selain program GNSTA, Mendagri juga meresmikan penggunaan Pojok Baca Digital (POCADI) yang dibangun di 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Ketujuh PLBN tersebut di antaranya PLBN Aruk, Badau, dan Entikong di Provinsi Kalimantan Barat; PLBN Wini, Motaain, dan Motamasin di Provinsi Nusa Tenggara Timur; serta PLBN Skouw di Provinsi Papua. Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara BNPP dengan Perpustakaan Nasional.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga meluncurkan buku “Inovasi Sains untuk Pembangunan Perbatasan Indonesia". Buku ini terbit atas inisiasi dari Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan Negara (Forpertas).***

Halaman:

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengusaha Kritik Mangkraknya Lahan PRPP Jawa Tengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:55 WIB

Menparekraf Buka ‘Tour de Gayo’ Di Aceh

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Padangsidimpuan Meraih Penghargaan Kota Layak Anak

Minggu, 17 Oktober 2021 | 22:40 WIB
X