• Rabu, 20 Oktober 2021

FPII Aceh: Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa adalah Terorisme terhadap Pers dan Demokrasi

- Selasa, 21 September 2021 | 08:45 WIB
FPII Aceh: Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa adalah Terorisme terhadap Pers dan Demokrasi (Dok pribadi)
FPII Aceh: Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa adalah Terorisme terhadap Pers dan Demokrasi (Dok pribadi)

STRATEG I.ID - Ketua Setwil Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Aceh, Ronny H, mengutuk aksi teror pembakaran mobil milik Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA)Kota Langsa, H. Abdul Muthaleb, SE, SH, Msi, Mkn, oleh OTK, beberapa waktu lalu di rumahnya.

Ronny menyatakan hal itu merupakan bentuk lain terorisme terhadap Pers dan Demokrasi, serta hak asasi manusia. Karena menyasar pemimpin redaksi sebuah media, dan lembaga pembelaan masyarakat tersebut.

Baca Juga: Ajakan Mudik Provokatif, Polda Aceh Tangkap Pria Ini

"Itu adalah terorisme terhadap Pers dan demokrasi, dan kami menduga itu merupakan ancaman atau rencana pembunuhan,
aparat anti teror harus segera turun tangan menangkap pelaku," kata Ronny, Senin 20 September 2021.

Baca Juga: Pengusaha asal Aceh Beri Hibah 2 Triliun ke Polda Sumsel untuk Penanganan Covid-19

Dia menduga aksi itu sengaja dilakukan oleh orang - orang suruhan, diduga terkait kasus besar atau persoalan yang diduga pernah ditangani YARA atau pemberitaan Media Realitas selama ini.

Baca Juga: Lantik AS SDM Hingga Kapolda Aceh, Kapolri: Dukung dan Tuntaskan Program Pemerintah Tangani Covid-19

"Apapun ceritanya, cara - cara kekerasan dan tidak beradab tidak dapat dibenarkan, dan jelas melanggar hukum, apalagi ada cara - cara yang baik, tepat dan sah menghadapi pemberitaan wartawan atau menghadapi aktivitas LBH atau LSM, kami menduga aksi kekerasan itu terkait pemberitaan atau sepak terjang YARA Langsa, intinya itu pasti ada sebab dan dalangnya," papar Ronny.

Baca Juga: BPIP Dukung Penyelenggaraan Kongres Santri Pancasila Di Aceh Barat

Putera Idi Rayeuk itu mendesak penegak hukum segera menangkap pelaku dan mengungkap dalang kejahatan tersebut. Dia juga menghimbau jaringan Pers dan demokrasi secara nasional memperhatikan kasus teror tersebut hingga tuntas.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengusaha Kritik Mangkraknya Lahan PRPP Jawa Tengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:55 WIB

Menparekraf Buka ‘Tour de Gayo’ Di Aceh

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Padangsidimpuan Meraih Penghargaan Kota Layak Anak

Minggu, 17 Oktober 2021 | 22:40 WIB
X