• Kamis, 21 Oktober 2021

Indonesia Sediakan Pelatihan bagi Nepal dan Madagaskar Perkuat Kerja Sama Energi Terbarukan

- Rabu, 22 September 2021 | 21:00 WIB
Indonesia Sediakan Pelatihan bagi Nepal dan Madagaskar Perkuat Kerja Sama Energi Terbarukan (Dok:ESDM)
Indonesia Sediakan Pelatihan bagi Nepal dan Madagaskar Perkuat Kerja Sama Energi Terbarukan (Dok:ESDM)

STRATEGI.ID - Dalam upaya mendorong kerja sama pengembangan energi baru dan terbarukan dengan negara-negara sahabat, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar kegiatan "Training on Rural Electrification through Micro hydro, Solar PV, and waste to energy". Kegiatan ini merupakan salah satu dari output platform "South-South Triangular Cooperation on Renewable Energy" (SSTC RE).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual selama tiga hari pada tanggal 21-23 September 2021 dan diikuti oleh 50 peserta yang memiliki pengalaman dan latar belakang di sektor energi dengan komposisi 10 peserta dari Indonesia, 17 dari Madagaskar, dan 23 dari Nepal.

Baca Juga: Hal yang Harus Dipertimbangakan Memasang Listrik Panel Surya Atap Rumah

Dengan meningkatnya konsumsi energi global, potensi energi terbarukan telah menjadi topik yang menarik bagi banyak negara Selatan termasuk Indonesia, Madagaskar, dan Nepal.

"Dalam upaya pengembangan energi terbarukan, salah satu aspek pendukung yang sangat penting adalah peningkatan kapasitas pengembangan sumber daya manusia seperti yang dilakukan melalui kegiatan ini," ujar Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, saat membuka pelatihan pada Selasa (21/9/21). 

Baca Juga: Indonesia Punya Modal Cukup untuk Jadi Produsen Batrei Listrik, Itu Tak Diingini Negara Tetangga

Pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan membutuhkan implementasi regulasi dan rencana aksi yang tepat, didukung dengan peningkatan kapasitas melalui kegiatan penelitian dan pengembangan.

"PPSDM KEBTKE telah berperan penting dalam pengembangan kompetensi melalui program pelatihan dan sertifikasi. Seiring dengan perkembangan teknologi, PPSDM KEBTKE saat ini telah berpengalaman menyediakan layanan training dan sertifikasi berbasis virtual," tutur Laode.

Baca Juga: Jokowi Dorong Mobil Listrik? Indonesia Punya Nikel Berlimpah, Tetapi Yang Kontrol Tiongkok

SSTC on Renewable Energy berfungsi sebagai forum pertukaran antar negara yang terlibat tentang energi terbarukan termasuk membahas praktik yang baik, tantangan, mengidentifikasi kesenjangan serta membentuknya dengan solusi inovatif menuju kemitraan yang lebih kuat untuk pembangunan berkelanjutan. Kegiatan bulan September ini merupakan flagship program SSTC Indonesia dan dilaksanakan dengan dukungan pendanaan dari Indonesian-German project on the Strengthening Capacities for Policy Planning for the Implementation of the 2030 Agenda in Indonesia and in the Global South (SDGs SSTC).

Halaman:

Editor: Rialdo L Toruan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengusaha Kritik Mangkraknya Lahan PRPP Jawa Tengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:55 WIB
X