• Sabtu, 29 Januari 2022

Penguatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dalam Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular

- Selasa, 28 September 2021 | 11:00 WIB
Penguatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dalam Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Dok pribadi)
Penguatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dalam Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Dok pribadi)

Keterbatasan SDM terutama tenaga kesehatan di FKTP sedangkan begitu banyak program yang harus dijalankan ditengah kondisi pandemi Covid-19 membutuhkan kerjasama lintas sektor, baik itu masyarakat, instansi pemerintah hingga swasta sehingga tidak hanya berfokus pada pandemi saja, namun juga menjadi perhatian pada pencegahan dan pengendalian penyakit lainnya.

Khususnya pada PTM membutuhkan peran aktif dari para kader untuk membantu Puskesmas/FKTP dalam melaksanakan program-programnya. Maka dari itu, diperlukan pelatihan yang disertai dengan pemahaman pengisian instrumen faktor risiko PTM sesuai dengan standar yang ada untuk memenuhi angka cakupan screening. Selain itu, diperlukan edukasi secara berkala dan berulang agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat.

Telemedicine/telekonsultasi berfungsi untuk mengurangi kontak dengan pasien lansia, pasien dengan komorbid, dan menghindari kerumunan. Kecuali pasien tersebut membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut berupa cek di laboratorium harus datang ke Puskesmas dengan menjaga protokol kesehatan.

Baca Juga: Webinar Fokus Wacana UI: Amandemen UUD Membuka Kotak Pandora Berdampak Politis dan Ekonomi

dr. Upik juga mengungkapkan bahwa pemanfaatan telemedicine/telekonsultasi khususnya pada pasien Covid-19 cukup meningkat, namun pemanfaatan pada PTM belum dapat dilihat hasilnya. Diharapkan dengan adanya telemedicine/telekonsultasi dapat digunakan dengan maksimal oleh masyarakat luas.

Sedikit berbeda dengan kondisi di daerah, menurut dr. Surya telemedicine/telekonsultasi lebih banyak digunakan untuk pemantauan pada pasien covid-19. Sedangkan PTM sendiri baru 3 bulan terakhir di Puskesmas Cimalaka melanjutkan program prolanis dengan pembuatan WAG (WhatsApp Group) yg berfungsi untuk memberikan edukasi ke masyarakat di wilayah kerja.

Dengan adanya telemedicine/telekonsultasi, perlu diperhatikan juga terkait dengan waktu konsultasi yang bisa menjadi kapan saja sehingga perlu dibuat aturan ataupun alur yang jelas agar dapat diikuti oleh masyarakat serta petugas kesehatan yang menangani.

Baca Juga: Fokus Wacana UI Bersama BEM Pascasarjana UNUSIA Dorong Peran RI Damaikan Faksi-faksi Afganistan

Pada masa pandemi Covid-19 ini peran FKTP memang sangat penting, terutama dalam pencegahan dan pengendaliannya. Disamping itu, FKTP atau Puskesmas juga perlu meningkatkan pelayanan kesehatan untuk program-program lainnya.

“Jangan sampai pasca pandemi Covid-19 kita dikejutkan dengan kondisi kesehatan masyarakat yang di luar Covid-19 ternyata juga memburuk, misalnya angka cakupan imunisasi kita sangat rendah, banyak kasus-kasus PTM juga terabaikan.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh! Video Babe Haikal Diusir Warga Ramai di Medsos

Jumat, 28 Januari 2022 | 13:30 WIB
X