• Kamis, 2 Desember 2021

Susi Pudjiastuti: PCR di India Rp96 Ribu, Kenapa di RI Harga Selangit?

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Ilustrasi Tes PCR yang masih mahal di Indonesia (foto: Pixabay.com (Tho_Ge/576 image)))
Ilustrasi Tes PCR yang masih mahal di Indonesia (foto: Pixabay.com (Tho_Ge/576 image)))

STRATEGI.ID – Presiden Joko Widodo meminta agar harga tes PCR tidak memberatkan masyarakat dan menyarankan harga tes PCR diturunkan menjadi Rp300 ribu. Permintaan itu disampaikan menyusul wajibnya tes PCR bagi pelaku perjalanan udara. Ini sesuai dengan Instruksi Mendagri terbaru berkaitan dengan aturan PPKM.

Permintaan Jokowi sampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) yang juga Koordinator PPKM Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers Senin (25/10/21) kemarin.

"Arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp300 ribu dan berlaku 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ujar Luhut.

Baca Juga: Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru, Kapolri: Tak Boleh Abai dan Prokes Tetap Kuat

Berkaitan dengan kebijakan pemerintah itu, pemilik Susi Air yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam cuitannya di akun twitter menyarankan agar harga tes PCR sama dengan negara India. Apalagi PCR menjadi syarat wajib semua moda transportasi. "Harga PCR mau dipakai di semua moda transportasi. Bisakah harganya seperti India?" tanya Susi melalui twitter-nya, Selasa (26/10/21).

“Kenapa dihimbau turun hanya sd Rp 300.000 ??? India PCR Cuma Rp 96 Ribu, Di RI Kenapa Harganya Selangit?,” tulis Susi mempertanyakan harga tes PCR di Indonesia yang bisa berkali-kali lipat dibanding negara lain.

Di India, tulis Susi lagi, harga PCR Rp96 ribu sudah turun dari semula berkisar 800 rupee atau Rp150 ribu. Sementara harga swab antigen di India, menurut dia, tergolong rendah yakni hanya 300 rupee atau setara Rp 58 ribu.

Baca Juga: Ketika Terbang Wajib PCR

Hal senada juga disampaikan Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil. Kang Emil, sapaan akrabnya, menilai tarif tes tersebut sebaiknya bisa lebih diturunkan agar bisa meringankan masyarakat.

"Saya mendukung, kalau bisa harga PCR semurah-murahnya. Kalau Pak Jokowi mengarahkan di bawah Rp300 ribu tentu itu akan meringankan. Tapi kalau bisa, lebih murah lagi," kata Kang Emil di Gedung Sate Bandung.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Kehormatan Banser

Senin, 29 November 2021 | 11:00 WIB
X