• Selasa, 25 Januari 2022

FGD BPIP, Jendral (Purn) Try Sutrisno : Jangan TNI di Polisikan dan Jangan Polisi di TNI kan

- Senin, 8 November 2021 | 20:30 WIB
 (Dok BPIP)
(Dok BPIP)

STRATEGI.ID - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT)/FGD Pembahasan Lanjutan Draft Standar Materi Pembinaan Ideologi Pancasila untuk TNI dan Bintara Polri di Mercure Tangerang BSD City. (08/11/21).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP, Jendral TNI (Purn.) Try Sutrisno, Deputi Bidang Pengkajian Materi Prof. Dr. Adji Samekto, M.Hum, Antonius Benny Susetyo Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah, Iman Hasiholan Sirat, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah, Wakil Ketua Komisi I DPR bidang Pertahanan, Intelejen, Luar Negeri & Komunikasi, Mayjen TNI (Purn.) Dr. TB Hasanuddin, M.M, serta perwakilan dari Lemdiklat Polri, Pusbintal TNI, dan Akademisi.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pengkajian Materi  Prof Adji mengharapkan dengan diadakannya kegiatan ini akan menambah penyempurnaan standarisasi materi pembinaan ideologi pancasila untuk TNI dan Bintara Polri.

Baca Juga: Telegram Berencana Sediakan Layanan Berbayar dan Sambut 70 Juta Pengguna Baru

Bapak Try Sutrisno dalam arahannya menyampaikan bahwa posisi TNI dan Polri pada zaman kemerdekaan terpisah. tentara berperang mempertahankan keamanan dalam arti luas dan polisi menjaga kamtibnas.

"Jangan TNI di Polisikan dan jangan Polisi di TNI kan. itu tidak boleh" ujar mantan wakil Presiden ke enam

Baca Juga: Denny Sumargo Murka Usai Mendatangi Makam Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah

Indonesia harus tetap mempunyai atribut bangsa pejuang, apa saja profesinya baik Pedagang, Nelayan, Tentara, Polisi harus mengisi kemerdekaan dengan perjuangan.
Bukan hanya TNI saja yang berjuang tapi seluruh elemen bangsa.

Wakil Ketua Dewan Pengarah menegaskan bahwa sistem pertahanan kita adalah pertahanan keamanan rakyat semesta.

Baca Juga: Plt Sestama BPIP: Pejabat Harus Berakhlak

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X