• Selasa, 25 Januari 2022

Greenpeace Batah Banjir di Sintang Akibat Jokowi, Pemerintahan Cuma Memperburuk Perusakan Lingkungan

- Rabu, 17 November 2021 | 12:30 WIB
Ilustrasi deforestasi.  (/Pixabay/bones64)
Ilustrasi deforestasi. (/Pixabay/bones64)

STRATEGI.ID - Pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat KTT G20 hingga kini masih menjadi sorotan.

Bahkan, salah satu organisasi non pemerintah yaitu Greenpeace mencatut nama Jokowi sebagai penyebab kerusakan lingkunga.

Pernyataan tersebut diungkap Greenpeace ketika menyoroti penjelasan Jokowi terkait banjir di Sintang, Kalimanyan Barat.

Baca Juga: BTS Akan Tampil di Konser Offline 'The Late Late Show With James Corden' di Los Angeles

Selama ini, wilayah Sintang merupakan daerah yang jarang terkena banjir.

Namun, baru-baru ini, banjir melanda wilayah Sintang untuk durasi yang cukup lama.

Hingga kini, terhitung sudah hampir empat pekan Sintang mengalami kebanjiran dan berdampak kepada ribuan warga di wilayah tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca DKI Jakarta 17 November 2021 Potensi Hujan Disertai Petir , SImak WIlayah Mana Saja

Dinilai Jokowi, kebanjiran di Sintang tersebut diakibatkan kerusakan lingkungan yang terjadi pada puluhan tahun yang lalu.

"Itu karena kerusakan catchment area, daerah tangkapan hujan, yang sudah berpuluh-puluh tahun. Itu yang harus dihentikan karena masalah utamanya ada di situ," kata Jokowi.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X